Bendung Kemenangan Biden, Trump Ajukan Gugatan Hukum

Kamis, 05 November 2020 - 05:02 WIB
loading...
Bendung Kemenangan Biden,...
Bendung kemenangan Biden, Trump ajukan gugatan hukum. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
WASHINGTON - Tim kampanye Donald Trump benar-benar menjadikan Mahkamah Agung yang dikuasai kubu Republik sebagai senjata ampuh untuk membendung peningkatan perolehan suara elektoran Joe Biden dari Partai Demokrat. Mereka ingin mengintervensi pemilu presiden di negara bahian Pennsylvania dengan mengajukan upaya penghentian perhitunhan surat suara yang mengizinkan menghitung surat suara yang diterima setelah Selasa hingga Jumat. Mereka ingin surat surat suara yang dihitung hanya hingga Selasa atau 3 November saja.

Mahkamah Agung bulan lalu mempertahankan keputusan pengadilan lokal yang mengizinkan perhitungan surat suara hingga tiga hari setelah pemilu. Pekan lalu, pengadilan tinggi menolak permintaan Republik untuk memblok perpanjangan tenggat waktu.

"Demokrat mencoba menipiskan suara Republik," kata Justin Clark, manajer kampanye Trump, dilansir Fox News. "Pennsylvania mengabaikannya. Menteri negara bagian Pennsylvania Kathy Boockvar menciba mendukung kemenangan Joe Biden. Mereka berkoalisi dengan pengadilan negara bagian untuk mengamankan surat suara ilegal," imbuhnya.

Clark berdalih bahwa Konstitusi AS sangat jelas menegaskan kalau aturan hukum terikat waktu, tempat dan tata cara pemilu, bukan diatur pengadilan negara bagian atau pejabat eksekutif. Dia mencontohkab pengadilan Eighth Circuit di Minnesora yang menganggap surat suara melalui pos harus masuk pada hari pemilu, setelah itu tidak dihitung.

"Tanpa gugatan hukum kita, warga Pennsylvania dan seluruh rakyat AS dipaksa menunggu beberapa hari untuk menanti hasil pemilu," kata Clark.

Sebelumnya, tim kampanye Trump mengajukan gugatan di Michigan untuk mengawasi penghitungan suara dan berjanji akan meminta penghitungan suara di Wisconsin. Di Michigan dan Wisconsin, Biden dinyatakan memimpin tipis.

"Tim kampanye Trump tidak mendapatkan akses di sejumlah penghitungan di sejumlah tempat pemungutan dan penghitungan suara," kata manajer kampanye Trump, Bill Stepien.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Liburan Sekolah Makin...
Liburan Sekolah Makin Seru dengan Petualangan dan Aktivitas Keluarga
Profil Eloy Room, Kiper...
Profil Eloy Room, Kiper Moncer Timnas Curacao yang Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved