Argentina: Keberadaan Vaksin akan Akhiri Mimpi Buruk Covid-19
Rabu, 04 November 2020 - 20:16 WIB
loading...
Presiden Argentina, Alberto Fernandez meyaatakan, keberadaan vaksin Covid-19 akan membantu mengakhiri mimpi buruk atas pandemi yang terjadi. Foto/REUTERS
A
A
A
BUENOS AIRES - Presiden Argentina , Alberto Fernandez meyaatakan,keberadaan vaksin Covid-19 akan membantu mengakhiri mimpi buruk atas pandemi yang terjadi. Sejauh ini, baru Rusia yang mendaftarkan vaksin mereka dan siap digunakan untuk keadaan darurat.
"Kami berperang melawan musuh tak terlihat yang menyerang kami, membuat kami sakit dan membunuh beberapa dari kami," kata Fernandez dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Xinhua pada Rabu (4/11/2020).
"Satu-satunya hal yang penting bagi kami adalah mengakhiri mimpi buruk pandemi," ungkapnya. Dia menuturkan, Argentina akan menerima vaksin Sputnik V yang dikembangkan oleh Rusia pada Desember dan Januari mendatang. ( Baca juga: BPOM Pastikan Kawal Mutu Vaksin Covid-19 Sebelum Beredar )
Dalam pernyataan yang dirilis oleh kantornya, Fernandez mengatakan bahwa Argentina tidak mempermasalahkan siapa yang mengembangkan vaksin tersebut. Yang terpenting, jelasnya, adalah vaksin tersebut efektif dan aman.
"Kami tidak bertanya kepada siapapun ideologi apa yang dimiliki vaksin itu. Yang kami tanyakan adalah apakah vaksin itu menyelamatkan nyawa orang Argentina. Dan jika itu menyelamatkan nyawa orang Argentina, kami pergi dan kami membelinya, dan menyuntikkannya ke orang Argentina untuk menyelamatkan hidup," ujarnya.
Argentina melaporkan kasus pertama Covid-19 pada 3 Maret dan sejauh ini telah mencatatkan 1.183.131 kasus infeksi, dan 31.623 kematian akibat virus tersebut. ( Baca juga: Medicago Akan Pasok 76 Juta Dosis Vaksin Covid-19 untuk Kanada )
"Kami berperang melawan musuh tak terlihat yang menyerang kami, membuat kami sakit dan membunuh beberapa dari kami," kata Fernandez dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Xinhua pada Rabu (4/11/2020).
"Satu-satunya hal yang penting bagi kami adalah mengakhiri mimpi buruk pandemi," ungkapnya. Dia menuturkan, Argentina akan menerima vaksin Sputnik V yang dikembangkan oleh Rusia pada Desember dan Januari mendatang. ( Baca juga: BPOM Pastikan Kawal Mutu Vaksin Covid-19 Sebelum Beredar )
Dalam pernyataan yang dirilis oleh kantornya, Fernandez mengatakan bahwa Argentina tidak mempermasalahkan siapa yang mengembangkan vaksin tersebut. Yang terpenting, jelasnya, adalah vaksin tersebut efektif dan aman.
"Kami tidak bertanya kepada siapapun ideologi apa yang dimiliki vaksin itu. Yang kami tanyakan adalah apakah vaksin itu menyelamatkan nyawa orang Argentina. Dan jika itu menyelamatkan nyawa orang Argentina, kami pergi dan kami membelinya, dan menyuntikkannya ke orang Argentina untuk menyelamatkan hidup," ujarnya.
Argentina melaporkan kasus pertama Covid-19 pada 3 Maret dan sejauh ini telah mencatatkan 1.183.131 kasus infeksi, dan 31.623 kematian akibat virus tersebut. ( Baca juga: Medicago Akan Pasok 76 Juta Dosis Vaksin Covid-19 untuk Kanada )
(esn)
Lihat Juga :