Dampak Pandemi Covid-19, Kapal Pesiar Berkarat dan Keuangan Sekarat

Selasa, 03 November 2020 - 06:35 WIB
loading...
A A A
Demi memulihkan bisnis kapal pesiar, pebisnis sempat berdiskusi tentang pembuatan interior khusus anti-Covid-19. Sebagaimana diketahui, interior kapal pesiar sering diperbaharui untuk menciptakan kesan baru dan menarik. Ahli kelautan Chris Frame mengatakan penambahan ruangan juga perlu dilakukan.

Para pengusaha kapal pesiar juga mencoba mematuhi protokol kesehatan dengan mengurangi jumlah penumpang dan menghindari penumpukan di satu lokasi. Namun, rencana itu belum juga menarik pelanggan. Beberapa perusahaan bahkan terpaksa memulangkan awak kapal ke rumahnya masing-masing.

“Jika sampai dipulangkan, berarti bisnis mereka terpukul sangat keras. Biasanya, kapal akan diparkir dan selalu siap untuk beroperasi kapan saja. Namun, bisnis ini sepertinya tidak akan pulih seperti semula pada tahun ini,” kata Miller. “Jika dalam enam bulan tak ada perubahan, banyak perusahaan akan bangkrut,” katanya

Satu dari ratusan kapal pesiar yang kesulitan mencari pelanggan ialah Scarlet Lady milik Virgin Voyages. Pada tingkat ini masa depan industri pelayaran semakin tidak menentu meskipun banyak perusahaan yang berjuang bangkit dalam beberapa bulan terakhir sebab banyak penumpang yang cemas dan tidak puas. (Lihat videonya: Gubernur DKI Umumkan Kenaikan UMP 2021 di Tengah Pandemi)

Menurut Frame, beberapa perusahaan akan tumbang, tapi beberapa akan mampu bertahan. Salah satu kunci utamanya ialah mampu beradaptasi. Cunard dan P&O Cruises juga memiliki sejarah panjang dan berhasil melalui berbagai krisis, mulai dari wabah penyakit, perang, hingga perubahan budaya perjalanan. “Saya kira industri pelayaran akan mampu bangkit secara perlahan," ujar Miller. (Muh Shamil)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Turki, Giliran...
Setelah Turki, Giliran Mesir Tolak Masuk Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Demi Moral, Turki Tolak...
Demi Moral, Turki Tolak Berlabuh Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Dorong Media CCTV Masuk ke Bisnis E-commerce
Kapten Kapal Pesiar...
Kapten Kapal Pesiar Terjangkit Hantavirus Bilang pada Penumpang: Pria yang Tewas Itu Tak Menular
Wabah Hantavirus Juga...
Wabah Hantavirus Juga Sampai Israel, 1 Orang Terinfeksi
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Trump Murka Houthi Serang...
Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan
Rekomendasi
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Wajah Baru Lotte Mart...
Wajah Baru Lotte Mart Wholesale Serang Tawarkan Pengalaman Belanja dan Kuliner dalam Satu Destinasi
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Berita Terkini
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Infografis
Peran dan Misi Kapal...
Peran dan Misi Kapal Induk USS Abraham Lincoln di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved