150 Juta Orang Terancam Jatuh ke Jurang Kemiskinan karena Covid-19

Minggu, 01 November 2020 - 22:00 WIB
loading...
150 Juta Orang Terancam...
Ilustrasi
A A A
NEW YORK - Hingga 150 juta orang bisa tergelincir ke dalam kemiskinan ekstrem, hidup dengan kurang dari USD 1,9 atau sekitar Rp. 25 ribu per harinya, pada akhir tahun depan tergantung pada seberapa buruk ekonomi menyusut selama pandemi Covid-19 . Hal itu diungkapkan oleh Bank Dunia.

"Pandemi tiba-tiba menghentikan kemajuan bertahun-tahun melawan kemiskinan ekstrem global, yang diperkirakan akan meningkat tahun ini untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua dekade. Ini juga mengancam untuk memperburuk ketidaksetaraan global dan mempersulit negara-negara untuk kembali ke pertumbuhan inklusif,” kata Presiden Bank Dunia, David Malpass, seperti dilansir Al Arabiya.

(Baca: Jokowi: Pandemi Covid-19 Bukan Penghalang untuk Berkreasi )

Menurut laporan Bank Dunia, sekitar 82 persen orang yang memasuki kemiskinan ekstrim diharapkan berada di negara-negara berpenghasilan menengah, seperti India, Nigeria, dan Indonesia.

Bank Dunia menyebut, kebanyakan akan ada di daerah perkotaan yang akan lebih berpendidikan, yang berarti kota-kota akan melihat peningkatan jenis kemiskinan yang secara tradisional berakar di daerah pedesaan. Sebagian besar orang miskin baru, lebih dari 110 juta, bahkan menurut perkiraan dasar Bank Dunia, akan berada di Asia Selatan dan Afrika sub-Sahara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Nomor 2 di Dunia, 2...
Nomor 2 di Dunia, 2 Juta Orang di Israel Hidup di Bawah Garis Kemiskinan
5 Negara Paling Sukses...
5 Negara Paling Sukses Melawan Kemiskinan, Salah Satunya Jadi Negara Adidaya
Ada Apa di Atas Puing...
Ada Apa di Atas Puing Gaza? 57.000 Anak Yatim Piatu dan Tingkat Kemiskinan Luar Biasa
Hakim AS Perintahkan...
Hakim AS Perintahkan China Bayar Ganti Rugi Rp391 Triliun dalam Kasus Covid-19
Politeknik STIA LAN...
Politeknik STIA LAN Jakarta Gelar ICoGPASS, Konferensi Internasional untuk Entaskan Kemiskinan
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Trump: Jika Iran Tak...
Trump: Jika Iran Tak Berperilaku Baik, Kita Akan Jatuhkan Bom di Kepala Mereka
Rekomendasi
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Respons Kemlu Soal Relokasi...
Respons Kemlu Soal Relokasi 2 Juta Warga Gaza ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved