150 Juta Orang Terancam Jatuh ke Jurang Kemiskinan karena Covid-19

Minggu, 01 November 2020 - 22:00 WIB
loading...
A A A
Dalam laporannya, Bank Dunia mengatakan, hampir seperempat dari populasi dunia hidup di bawah USD 3,20 per hari, sejumlah besar orang yang rentan terhadap jenis guncangan ekonomi yang datang secara bergelombang tahun ini. Bank Dunia menuturkan, pengangguran akan meningkat dan mereka yang mengumpulkan tabungan telah menyaksikannya menghilang.


“Banyak dari kaum miskin baru kemungkinan besar akan terlibat dalam layanan informal, konstruksi, dan manufaktur, sektor di mana aktivitas ekonomi paling terpengaruh oleh penguncian dan pembatasan mobilitas lainnya,” kata laporan itu.

Pemulihan, papar laporan tersebut, bisa memakan waktu satu dekade, pukulan yang menghancurkan bagi orang-orang yang telah melepaskan diri dari kemiskinan dan melihat kehidupan yang lebih baik di masa depan.

Negara-negara berkembang mencari lebih banyak bantuan dari Bank Dunia, lembaga keuangan lain, dan pemerintah yang lebih kaya untuk membebaskan sumber daya guna memerangi pandemi. Mereka menginginkan perpanjangan moratorium hutang oleh negara-negara G-20 setelah akhir tahun ini dan mereka menyerukan pembatalan hutang secara langsung. Mereka juga menginginkan masalah hak penarikan khusus oleh Dana Moneter Internasional, tetapi Washington menentangnya.

"Jika respons global mengecewakan orang-orang dunia yang miskin dan rentan, kerugian yang mereka alami hingga saat ini mungkin lebih kecil dari apa yang ada di depan. Kita tidak boleh gagal," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Nomor 2 di Dunia, 2...
Nomor 2 di Dunia, 2 Juta Orang di Israel Hidup di Bawah Garis Kemiskinan
5 Negara Paling Sukses...
5 Negara Paling Sukses Melawan Kemiskinan, Salah Satunya Jadi Negara Adidaya
Ada Apa di Atas Puing...
Ada Apa di Atas Puing Gaza? 57.000 Anak Yatim Piatu dan Tingkat Kemiskinan Luar Biasa
Prabowo: Anggaran Pertahanan...
Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri jika Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
Bandung Jadi Tuan Rumah...
Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana Erafone Run 2026, Targetkan 2.000 Peserta
Berita Terkini
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Infografis
Januari 2025, Tercatat...
Januari 2025, Tercatat 146,5 Juta Orang Indonesia Memakai Pinjol
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved