Jelang Hari Pemilu, AS Catat 9 Juta Kasus Virus Corona
Sabtu, 31 Oktober 2020 - 22:02 WIB
loading...
Petugas medis membawa pasien virus corona dengan ambulans di AS. Foto/Anadolu
A
A
A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) mencatat sembilan juta kasus virus corona saat warga negara itu bersiap mengikuti Hari Pemilu di tengah pandemi yang memburuk.
Studi Universitas Johns Hopkins menemukan 9.007.298 infeksi COVID-19 di AS sejak wabah muncul, serta 229.293 kematian, jumlah kasus dan kematian tertinggi di negara mana pun di seluruh dunia.
“AS mencatat 971 kematian terkait COVID-19 pada Kamis,” ungkap data universitas.
Angka tersebut turun dari 2.000 kematian harian pada April, tetapi tetap tinggi karena jumlah kasus harian memecahkan rekor sepanjang masa. (Lihat Infografis: Jelang Pemilu, Trump Cabut Pembatasan AS di Pemukiman Israel)
Negara itu melaporkan 88.521 infeksi virus corona baru pada Kamis, meningkat 9.540 dari hari sebelumnya. “Data menunjukkan tingkat sekitar satu kasus baru per detik,” papar hasil studi itu. (Lihat Infografis: Selain Ditabrak Mobil, Berikut Beberapa Kejadian berbahaya di Masjidil Haram)
Jumlah kematian biasanya lebih rendah dari jumlah infeksi baru. (Lihat Video: Penabrak Masjidil Haram Dalam Kondisi Tidak Normal)
Studi Universitas Johns Hopkins menemukan 9.007.298 infeksi COVID-19 di AS sejak wabah muncul, serta 229.293 kematian, jumlah kasus dan kematian tertinggi di negara mana pun di seluruh dunia.
“AS mencatat 971 kematian terkait COVID-19 pada Kamis,” ungkap data universitas.
Angka tersebut turun dari 2.000 kematian harian pada April, tetapi tetap tinggi karena jumlah kasus harian memecahkan rekor sepanjang masa. (Lihat Infografis: Jelang Pemilu, Trump Cabut Pembatasan AS di Pemukiman Israel)
Negara itu melaporkan 88.521 infeksi virus corona baru pada Kamis, meningkat 9.540 dari hari sebelumnya. “Data menunjukkan tingkat sekitar satu kasus baru per detik,” papar hasil studi itu. (Lihat Infografis: Selain Ditabrak Mobil, Berikut Beberapa Kejadian berbahaya di Masjidil Haram)
Jumlah kematian biasanya lebih rendah dari jumlah infeksi baru. (Lihat Video: Penabrak Masjidil Haram Dalam Kondisi Tidak Normal)
Lihat Juga :