Penggal Wanita di Gereja Prancis, Brahim Bikin Keluarganya di Tunisia Shock

Sabtu, 31 Oktober 2020 - 15:29 WIB
loading...
A A A
"Pemuda itu kemudian diduga terjangkit Covid-19 dan ditempatkan di sel isolasi di sebuah kapal," kata sumber itu.

Menurut sumber tersebut, Brahim Aoussaoui seharusnya telah dipenjara sebelum dideportasi setelah turun pada 9 Oktober di pelabuhan Bari tanpa dokumen dan jelas menderita masalah kesehatan.

Sebaliknya, pihak berwenang gagal untuk mengonfirmasi identitas si pembunuh dan dia dibebaskan.

Dia kemudian pergi ke Paris, dan kemudian ke Nice, bepergian dengan kereta api dengan cara yang tidak memberi tahu petugas.

Berita tentang panggilan telepon Brahim Aouissaoui yang membingungkan muncul setelah polisi Prancis menangkap orang kedua terkait dengan serangan di Nice.

Polisi menangkap seorang pria berusia 47 tahun yang diyakini telah melakukan kontak dengan Brahim Aouissaoui pada malam sebelum serangan itu.

Seorang jaksa pengganti di kantor kejaksaan anti-terorisme Tunisia, Mohsen Dali, mengatakan kepada The Associated Press bahwa klaim tanggung jawab datang dalam sebuah postingan online yang mengatakan bahwa serangan itu dilakukan oleh sebuah kelompok bernama Al Mehdi dari Tunisia Selatan, yang sebelumnya tidak diketahui oleh pihak berwenang Tunisia.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Suporter Maroko Mengamuk...
Suporter Maroko Mengamuk di London usai Timnya Dikalahkan Prancis 2-0
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Ledakan Bom Guncang...
Ledakan Bom Guncang Kafe di Ibu Kota Suriah, 9 Orang Tewas, Mayat-mayat Tergeletak
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
Horor! Siswa Pilot Terpaksa...
Horor! Siswa Pilot Terpaksa Mendarat Sendiri Usai Instrukturnya Tiba-Tiba Lompat Keluar Pesawat
Tragis! Ibu dan 4 Putrinya...
Tragis! Ibu dan 4 Putrinya Tewas dalam Kebakaran Apartemen, Loncat dari Lantai 7
Rekomendasi
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
Jayden Adams Tutup Usia,...
Jayden Adams Tutup Usia, Panggung Piala Dunia 2026 Jadi Penampilan Terakhir
Pukat UGM: Penetapan...
Pukat UGM: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Bisa Gugur Bila Tanpa Pemeriksaan
Berita Terkini
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
12 Pegawai Pajak Bantu...
12 Pegawai Pajak Bantu Pengusaha Korupsi Uang Negara Senilai Rp110 Triliun, Dijuluki 'Perampokan Abad Ini'
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
4 Alasan Mojataba Ingin...
4 Alasan Mojataba Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya, Ingin Mewujudkan Kemenangan Total
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved