Penggal Wanita di Gereja Prancis, Brahim Bikin Keluarganya di Tunisia Shock

Sabtu, 31 Oktober 2020 - 15:29 WIB
loading...
Penggal Wanita di Gereja...
Brahim Aouissaouis, 21, pria Tunisia yang melakukan serangan pisau di Gereja Notre-Dame Basilica di Nice, Prancis. Foto/Sky News
A A A
TUNIS - Beberapa jam sebelum serangan teror yang memuakkan di sebuah gereja di Nice, Prancis , pelaku serangan pisau; Brahim Aouissaoui, 21, melakukan video call dengan keluarganya di Tunisia.

Pihak keluarga shock setelah melihat berita yang menyatakan Brahim melakukan serangan di Gereja Notre-Dame Basilica yang menewaskan tiga orang. Salah satu korban, yakni seorang wanita, dibunuh dengan cara dipenggal. (Baca: Tiga Tewas dalam Serangan di Gereja Prancis, Satu Korban Dipenggal )

Yang membuat keluarganya shock karena video call dilakukan Brahim di luar gedung tepat di lokasi tragedi tersebut. Saudara perempuan Brahim, Afef, kepada Sky News, membenarkan bahwa saudaranya menelepon keluarga.

Setelah memberi tahu keluarganya bahwa dia tiba di kota Prancis Selatan pagi itu, pihak keluarga melihat sekilas Gereja Notre-Dame Basilica melalui video call saat Brahim menjelaskan bahwa dia sedang mencari tempat untuk tidur. (Baca: Khamenei: Macron Bodoh, Menghina Nabi Muhammad Harusnya Jadi Kejahatan di Prancis )

Setelah laporan media muncul yang menunjukkan setelah serangan itu, keluarga Brahim mengaku ngeri melihat bangunan yang sama yang ditunjukkan oleh pemuda 21 tahun itu kepada mereka.

Video call itu membingungkan keluarga Brahim, yang tidak mengetahui rencananya untuk pergi ke Prancis.

"Dia tidak memberi tahu (bahwa dia berencana meninggalkan Tunisia) dan kami shock ketika dia memberi tahu kami bahwa dia telah mencapai Italia," kata saudaranya, Yassin. (Baca: Pengemudi Mobil Tabrak Gerbang Masjidil Haram Ditangkap, Kondisinya Tak Normal )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Kapal Tanker Rusia Dibajak...
Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
Prancis Cegat Kapal...
Prancis Cegat Kapal Tanker Rusia, Eropa Memanas!
3 Tim Pertama Tersingkir...
3 Tim Pertama Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Dua Jadi Korban Aturan Baru FIFA
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Meriah! Road To Kilau...
Meriah! Road To Kilau Raya MNCTV Guncang Mojokerto dengan Penampilan Inul Daratista dan Happy Asmara
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Republik Ceko 2026
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved