Gempa Magnitudo 7,0 Laut Aegean, 22 Orang Tewas di Turki dan Yunani

Sabtu, 31 Oktober 2020 - 07:58 WIB
loading...
Gempa Magnitudo 7,0...
Proses penyelamatan korban gempa yang terjebak di reruntuhan bangunan di Izmir, Turki, Jumat (30/10/2020). Foto/REUTERS/Tuncay Dersinlioglu
A A A
IZMIR - Jumlah korban tewas di Turki dan Yunani akibat gempa dahsyat yang menghantam Laut Aegean menjadi 22 orang. Gempa magnitudo 7,0 pada Jumat sore tersebut telah memicu tsunami minil

Gempa bumi juga menyebabkan gedung-gedung di beberapa kota di Turki dan Yunani hancur.

Para pejabat mengatakan 20 orang tewas di daerah pesisir di barat Turki, sementara dua remaja—laki-laki dan perempuan—tewas di Pulau Samos, Yunani, setelah tembok runtuh menimpa mereka. (Baca: Gempa Kuat Guncang Laut Aegean Getarkan Turki dan Yunani )

Di Turki, setidaknya 20 bangunan di kota Izmir saja hancur. Hal itu disampaikan wali kota setempat, Tunc Soyer, kepada CNN Turk, Sabtu (31/10/2020). Foto-foto dan video menunjukkan kendaraan hancur di bawah bangunan dan orang-orang menggali reruntuhan untuk mencari korban yang selamat.
Gempa Magnitudo 7,0 Laut Aegean, 22 Orang Tewas di Turki dan Yunani

Badan bencana Turki mengatakan setidaknya 786 orang terluka. Lusinan orang diselamatkan oleh tim penyelamat menggunakan penggali dan helikopter untuk mencari korban.

Sebanyak 196 gempa susulan telah tercatat, 23 di antaranya bermagnitudo lebih dari 4,0. Menteri Lingkungan dan Urbanisasi Turki, Murat Kurum, mengatakan operasi pencarian dan penyelamatan berlanjut di 17 bangunan, empat di antaranya runtuh. (Baca juga: Korban Tewas Gempa Turki dan Yunani Jadi 14 Orang )

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa di antara korban luka di Turki, lima orang sedang dioperasi dan delapan dalam perawatan intensif.

Rekaman video televisi menunjukkan air membanjiri jalan-jalan di Cesme dan Seferihisar di beberapa bagian provinsi Izmir Turki yang lebih luas, serta di pulau Samos, Yunani, yang oleh para pejabat digambarkan sebagai "tsunami mini".

Idil Gungor, yang bekerja sebagai jurnalis dan mengelola wisma di kota Siğacik Turki di provinsi Izmir, mengatakan bahwa daerah itu lebih rusak oleh kekuatan air daripada gempa itu sendiri.

Wismanya, di sebuah bangunan berusia 100 tahun, telah terendam dan ikan-ikan berenang di dalamnya. Toko-toko di kota juga terkena banjir dan barang-barangnya rusak.

"Semua orang tenang tapi kaget dan kami bertanya-tanya apa yang akan terjadi, apakah ada tsunami kedua datang atau tidak," kata Gungor.

Zeki Soysal, juga seorang penduduk di provinsi Izmir, mengatakan kepada CNN Turk bahwa dia berhasil keluar dari gedung kantornya sebelum gedung itu runtuh.

"Ada seorang wanita yang lebih tua di gedung itu tetapi kami menyelamatkannya, dia keluar. Ada gedung lain di dekat gedung ini. Mereka terus berusaha mengeluarkan orang-orang," katanya.

Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mengukur besarnya gempa pada magnitudo 7,0, sementara otoritas Turki mengatakan kekuatannya magnitudo 6,6. Menurut USGS, gempa tersebut melanda 14 kilometer (8,7 mil) timur laut kota Néon Karlovásion di Samos.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selat Hormuz Berkecamuk,...
Selat Hormuz Berkecamuk, Turki Tawarkan Jalur Kereta Api Hejaz Modern
Agen Mata-mata Israel...
Agen Mata-mata Israel Isyaratkan Mesir dan Turki sebagai Target Perang Berikutnya
Erdogan Dorong Negara...
Erdogan Dorong Negara Muslim Bersatu Beri Pelajaran ke Netanyahu
Malaysia, Turki dan...
Malaysia, Turki dan UEA Bersama 51 Negara Lainnya Dilaporkan Pasok Senjata ke Israel
Inilah Yildirimhan,...
Inilah Yildirimhan, Rudal Balistik Antarbenua Turki yang Diklaim Mampu Serang Daratan AS
Turki Luncurkan Rudal...
Turki Luncurkan Rudal Hipersonik Pertamanya, Ini 3 Keunggulannya
Prabowo Terima Menlu...
Prabowo Terima Menlu Turki di Hambalang, Bahas Palestina hingga Timur Tengah
Serangan Drone Iran...
Serangan Drone Iran Hantam Bandara Internasional Kuwait, Penerbangan Ditangguhkan
AS-Iran Saling Gempur...
AS-Iran Saling Gempur Lagi, Pemicunya Kapal Tanker Diserang
Rekomendasi
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
Rupiah Hampir Tembus...
Rupiah Hampir Tembus Rp18.000, Kapan Purbaya Pencet Alarm Darurat?
Sahroni Minta Polisi...
Sahroni Minta Polisi Tindak Tegas Pungli Pengendara di Jakbar Biar Gak Menjamur!
Berita Terkini
Siapa Adam Hamawy? Dokter...
Siapa Adam Hamawy? Dokter Bedah AS yang Pernah Bertugas di Gaza dan Terpiih sebagai Anggota Kongres
Siapa Bill Pulte? Direktur...
Siapa Bill Pulte? Direktur Intelijen Nasional AS yang Tak Pernah Jadi Agen Rahasia
7 Senjata yang Mengubah...
7 Senjata yang Mengubah Dunia pada Perang Dunia II, dari Supersonik hingga Bom Nuklir
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian AS dan Iran Tak Mungkin Terjadi, Teheran Akan Memiliki Senjata Nuklir
IRGC: Serangan Balasan...
IRGC: Serangan Balasan ke Kuwait dan Bahrain Harus Jadi Pelajaran bagi AS
Iran Klaim Belum Gunakan...
Iran Klaim Belum Gunakan Semua Senjata Andalannya
Infografis
22 Tahun Mangkrak, 109...
22 Tahun Mangkrak, 109 Tiang Monorel di Jakarta Dibongkar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved