Jatuh dan Pilot Tewas, Taiwan Kandangkan Seluruh Jet F-5E Tiger II

Jum'at, 30 Oktober 2020 - 08:49 WIB
loading...
Jatuh dan Pilot Tewas,...
Ilustrasi jet tempur F-5 Tiger buatan Northrop, Amerika Serikat. Foto/REUTERS
A A A
TAIPEI - Taiwan memerintahkan seluruh jet tempur F-5E Tiger II-nya dikandangkan atau dilarang terbang setelah salah satu jet tempur tersebut jatuh tak lama setelah lepas landas pada hari Kamis. Pilotnya tewas dalam kecelakaan terjun payung.

Kecelakaan terjadi selama misi pelatihan rutin Kamis pagi. Sebuah jet tempur G-5E Tiger II Taiwan mengalami kerusakan mesin dan jatuh ke laut tak lama setelah lepas landas. Kementerian Pertahanan Nasional Taiwan mengumumkan lokasi insiden hanya ditempuh dalam dua menit dari Pangkalan Udara Chihhang, di sisi timur pulau tersebut. (Baca: Ketegangan Meningkat, Jet Tempur J-20 China Latihan Dogfight )

Pilot, Chu Kuan Meng, 29, awalnya selamat setelah terlontar dari pesawat tempur. Namun, dia terjerat tali parasutnya di tengah angin kencang dan tenggelam setelah mendarat di laut.

Kepala Staf Angkatan Udara Taiwan Huang Chih Wei mengatakan kepada wartawan pada konferensi pers bahwa jet tempur itu terlibat dalam pelatihan tempur dan pertahanan dasar. Menurutnya, dalam keadaan normal, pesawat tidak akan jatuh karena hanya salah satu dari dua mesinnya yang rusak. Namun, kata dia, kerugian seperti itu memang mengurangi kemampuan manuver.

Helikopter pencari UH-60M Black Hawk menemukan tubuh Chu kira-kira 45 menit setelah pesawatnya jatuh dan membawanya ke rumah sakit setempat, di mana dia dinyatakan meninggal. (Baca: Media China Sentil Indonesia karena Menentang Klaim China di Laut China Selatan )

"Kami masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan itu," kata Huang, yang mencatat seluruh armada F-5E di-grounded-kan sampai pemberitahuan lebih lanjut.

F-5 adalah jet tempur ringan bermesin ganda yang diperkenalkan oleh Northrop pada tahun 1962. Pesawat ini dimaksudkan sebagai jet tempur murah dan andal yang dapat dibeli oleh sekutu AS sebagai alternatif dari jet tempur pencegat canggih seperti F-4 Phantom II.

Northrop membangun hampir 4.000 unit F-5 dalam berbagai konfigurasi, dan jet tersebut berfungsi sebagai titik awal untuk merancang apa yang menjadi F/A-18 Hornet, yang sekarang menjadi jet tempur "roti dan mentega" Angkatan Laut AS. (Baca juga: Khamenei: Macron Bodoh, Menghina Nabi Muhammad Harusnya Jadi Kejahatan di Prancis )

F-5 juga terkenal ditampilkan dalam film "Top Gun" tahun 1986, di mana ia memainkan pencegat fiktif "MiG-28".

Pada 1990-an, ketika Taiwan menerima jet tempur F-16 Falcon yang lebih canggih dari Amerika Serikat dan jet Mirage 2000 dari Prancis, F-5E menjadi pesawat cadangan lini kedua yang akan dihentikan secara bertahap di tahun-tahun mendatang.

Pensiunan Letnan Jenderal Angkatan Udara Taiwan Chang Ting Yen mengatakan kepada South China Morning Post, Jumat (30/10/2020), bahwa layanan militer Taipei memiliki sekitar 40 F-5E. “Mereka telah digunakan selama lebih dari 40 tahun, dan masalah mekanis tidak terhindarkan,” katanya.

Kementerian pertahanan mencatat bahwa pesawat yang jatuh itu telah diproduksi pada tahun 1980 dan diterbangkan selama lebih dari 6.260 jam kumulatif selama masa pakainya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Efisiensi, Malaysia...
Efisiensi, Malaysia Tambah WFH bagi PNS Jadi 2 Hari Setiap Pekan
Rekomendasi
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Berita Terkini
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Infografis
Ayesha Farooq, Pilot...
Ayesha Farooq, Pilot Jet Tempur Perempuan Pakistan yang Jadi Pahlawan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved