Kebakaran Hutan Dahsyat Landa California, Hampir 100 Ribu Dievakuasi

Selasa, 27 Oktober 2020 - 17:12 WIB
loading...
Kebakaran Hutan Dahsyat...
Kebarana hutan di California membuat hampir 100 orang dievakuasi. Foto/Al Jazeera
A A A
WASHINGTON - Kebakaran hutan yang menyebar dengan cepat telah memaksa dikeluarkannya perintah evakuasi bagi lebih dari 100 ribu orang di California selatan, Amerika Serikat (AS) . Kebakaran juga melukai dua petugas pemadam kebakaran.

Kebakaran hutan itu menyebar dengan cepat setelah angin kencang melanda seluruh negara bagian itu. Kebakaran juga memicu pemadaman listrik bagi ratusan rumah penduduk.

Sekitar 60.000 orang meninggalkan rumah mereka di dekat Los Angeles pada hari Senin ketika kebakaran berkobar di lebih dari 3.000 hektar lahan, memblokir jalan-jalan utama di Orange County.

Kebakaran yang disebut sebagai Silverado Fire terjadi pada pagi hari di kaki bukit Irvine, 60 kilometer tenggara Los Angeles, dan dengan cepat menyebar tanpa terkendali, dipicu oleh kondisi kering dan angin tidak menentu yang mencegah pesawat pemadam kebakaran terbang.

“Ini gila - bahkan di dalam mobil, mata, hidung, dan tenggorokan saya terasa perih,” kata Frederic Tournadre, seorang pria Prancis yang perusahaannya di Irvine terpaksa memulangkan semua karyawannya seperti dikutip dari Al Jazeera, Selasa (27/10/2020).

Kebakaran itu berukuran hampir empat kali lipat pada sore hari, melewati jalan raya dan menutupi daerah itu dengan kepulan asap dan abu yang besar.

Ancaman terbaru datang di tengah apa yang oleh para ahli meteorologi disebut serangan angin ekstrem terkuat - dan tingkat kelembapan terendah - yang didokumentasikan dalam musim kebakaran di California menduduki peringkat terburuk dalam catatan areal yang terbakar.(Baca juga: Relawan asal Indonesia Bantu Padamkan Api Saat Kebakaran Hutan di California )

Kebakaran telah menghanguskan lebih dari 16.500 km persegi - sebuah area yang setara dengan daratan negara bagian Hawaii - sejak awal tahun, dengan ribuan rumah hancur dan 31 nyawa melayang.

Dalam laporan kepada Komisi Utilitas Umum negara bagian, perusahaan utilitas Southern California Edison (SCE) mengatakan sedang menyelidiki apakah peralatan listriknya yang menyebabkan kobaran api. Laporan singkat tersebut mengatakan bahwa tampaknya "kawat pengikat" yang mengikat saluran telekomunikasi ke kabel pendukung mungkin telah mengenai saluran konduksi 12.000 volt di atasnya, dan penyelidikan sedang dilakukan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Trump Murka Harga BBM...
Trump Murka Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Perintahkan Penyelidikan
Rekomendasi
Sinopsis Sinetron Tobat...
Sinopsis Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 3: Mila Makin Yakin Berpisah, Kondisi Efendi Kian memburuk
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal 2 Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Berita Terkini
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Infografis
10 Miliarder Paling...
10 Miliarder Paling Boncos di 100 Hari Trump, Elon Musk Kehilangan Rp727 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved