Disebut Ancaman Nomor Wahid oleh Biden, Ini Kata Rusia
Senin, 26 Oktober 2020 - 22:32 WIB
loading...
Rusia angkat bicara mengenai pernyataan calon Presiden AS dari Partai Demokrat, Joe Biden yang menyebut Moskow sebagai ancaman nomor satu AS saat ini. Foto/REUTERS
A
A
A
MOSKOW - Rusia angkat bicara mengenai pernyataan calon Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Joe Biden yang menyebut Moskow sebagai ancaman nomor satuAS saat ini. Rusia menyatakan, apa yang disampaikan Bidenadalah salah besar.
"Kami sama sekali tidak setuju (dengan pernyataan Biden). Kami hanya bisa menyesali bahwa kebencian absolut terhadap Rusia menyebar dengan cara ini," kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Senin (26/10/2020).
Biden, dalam wawancara dengan Norah O'Donnell dari CBS, mengatakan bahwa dia menilai saat ini ancaman terbesar bagi AS saat ini adalah Rusia.
"Saya pikir ancaman terbesar bagi Amerika saat ini dalam hal menghancurkan—keamanan kami dan aliansi kami, adalah Rusia," kata Biden dalam wawancara tersebut. ( Baca juga: Biden: Ancaman Terbesar bagi AS Adalah Rusia! )
"Kedua, saya pikir pesaing terbesar adalah China. Dan, tergantung pada bagaimana kami menanganinya akan menentukan apakah kami pesaing atau kami akhirnya berada dalam persaingan yang lebih serius terkait dengan kekerasan," sambungnya.
"Kami sama sekali tidak setuju (dengan pernyataan Biden). Kami hanya bisa menyesali bahwa kebencian absolut terhadap Rusia menyebar dengan cara ini," kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Senin (26/10/2020).
Biden, dalam wawancara dengan Norah O'Donnell dari CBS, mengatakan bahwa dia menilai saat ini ancaman terbesar bagi AS saat ini adalah Rusia.
"Saya pikir ancaman terbesar bagi Amerika saat ini dalam hal menghancurkan—keamanan kami dan aliansi kami, adalah Rusia," kata Biden dalam wawancara tersebut. ( Baca juga: Biden: Ancaman Terbesar bagi AS Adalah Rusia! )
"Kedua, saya pikir pesaing terbesar adalah China. Dan, tergantung pada bagaimana kami menanganinya akan menentukan apakah kami pesaing atau kami akhirnya berada dalam persaingan yang lebih serius terkait dengan kekerasan," sambungnya.
Lihat Juga :