Iran: Kesepakatan Sudan dan Israel Tercapai dengan ‘Uang Tebusan’

Sabtu, 24 Oktober 2020 - 17:30 WIB
loading...
Iran: Kesepakatan Sudan...
Suasana saat kesepakatan normalisasi Sudan-Israel tercapai di Gedung Putih, AS. Foto/REUTERS
A A A
TEHERAN - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran menyebut kesepakatan normalisasi hubungan Sudan - Israel sebagai sesuatu yang “palsu”.

Kesepakatan itu dimediasi oleh Amerika Serikat (AS). Iran menuduh Sudan membayar uang tebusan dengan imbalan Washington mencabutnya dari daftar negara sponsor terorisme.

Kesepakatan yang tercapai pada Jumat (23/10) itu menandai pemerintah Arab ketiga setelah Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain yang menyingkirkan permusuhan dengan Israel dalam dua bulan terakhir. (Baca Juga: Normalisasi Israel-Sudan: Netanyahu Semringah, Palestina Meradang)

“Bayar cukup uang tebusan, tutup mata Anda terhadap kejahatan pada rakyat Palestina, lalu Anda akan dibebaskan dari daftar hitam ‘terorisme’. Tentu, daftar itu sama palsunya dengan perang AS melawan terorisme. Memalukan,” tweet Kemlu Iran di Twitter dalam bahasa Inggris. (Lihat Infografis: Putra Mahkota Saudi Akan Dibunuh Jika Normalisasi dengan Israel)

Presiden AS Donald Trump mengumumkan pada Senin bahwa dia akan mencabut Sudan dari daftar itu jika membayar USD335 juta yang dijanjikan untuk membayar kompensasi. (Lihat Video: Prabowo: Lahan Berkurang, Apa Rakyat Mau Dikasih Makan Beton?)

Khartoum sejak saat itu menempatkan dana itu dalam rekening wasiat khusus untuk para korban serangan Al Qaeda di Kedutaan Besar AS di Kenya dan Tanzania pada 1998.



Trump juga mengatakan Palestina "ingin melakukan sesuatu" tetapi tidak memberikan bukti. Para pemimpin Palestina mengutuk langkah sejumlah negara Arab terhadap Israel itu sebagai pengkhianatan terhadap perjuangan Palestina menjadi negara merdeka.

Palestina menolak berhubungan lagi dengan pemerintahan Trump karena dianggap bias dengan mendukung Israel.

Dalam beberapa pekan terakhir, Uni Emirat Arab dan Bahrain menjadi negara Arab pertama dalam seperempat abad yang menyetujui hubungan formal dengan Israel. Semua kesepakatan itu sebagian besar dijalin melalui ketakutan bersama terhadap Iran.

Para pemimpin militer dan sipil dalam pemerintah transisi Sudan telah terpecah belah mengenai seberapa cepat dan seberapa jauh harus melangkah dalam membangun hubungan dengan Israel.

Poin penting dalam negosiasi tersebut adalah desakan Sudan bahwa setiap pengumuman penghapusan Khartoum dari daftar negara pendukung terorisme itu tidak secara eksplisit terkait dengan hubungan dengan Israel.

Penunjukan Sudan pada 1993 sebagai negara sponsor terorisme dimulai dari penggulingan Omar al-Bashir. Hal itu telah mempersulit pemerintah transisi di Khartoum untuk mengakses bantuan utang dan pembiayaan luar negeri yang sangat dibutuhkan.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Nyaris Telanjang, Ivana...
Nyaris Telanjang, Ivana Knoll Bikin Gempar Piala Dunia 2026
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved