Raja Thailand Puji Aksi Loyalis Kerajaan Menantang Undang-undang Kontroversi

Sabtu, 24 Oktober 2020 - 13:33 WIB
loading...
A A A
Para pengunjuk rasa mengupayakan pencopotan Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha, mantan pemimpin junta militer yang mereka tuduh merekayasa pemilihan umum tahun lalu untuk mempertahankan kekuasaan. Namun dia membantah tuduhan itu.

Protes juga meminta perubahan pada konstitusi dan untuk mengurangi kekuasaan monarki, yang menurut mereka telah membantu memungkinkan dominasi militer selama beberapa dekade.(Baca juga: Demonstran Beri Waktu Tiga Hari pada PM Thailand untuk Mundur )

Di bawah konstitusi Thailand, monarki bertahta dalam posisi yang dihormati" tetapi pada prinsipnya tidak terlibat dalam politik - poin yang digarisbawahi oleh raja sendiri selama pemilihan umum tahun lalu.

Raja belum memberikan komentar publik selama lebih dari tiga bulan aksi protes, yang semakin menargetkan monarki serta pemerintah. Pihak Istana Kerajaan juga tidak berkomentar. Pun begitu dengan juru bicara pemerintah Anucha Burapachaisri yang menolak berkomentar.

James Buchanan, dosen di Universitas Internasional Universitas Mahidol Bangkok, mengatakan komentar raja menandai intervensi paling jelas sejauh ini dalam krisis Thailand.

"Saya menafsirkannya sebagai isyarat bahwa raja mengakui tantangan otoritasnya melalui protes, tetapi tidak akan mundur," ujarnya.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Fakta Kebakaran Bar...
3 Fakta Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Pintu Darurat Terhalang
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
Bebas dari Penjara,...
Bebas dari Penjara, Thaksin Shinawatra Dapat Pengampunan Raja Thailand
27 Orang Tewas Akibat...
27 Orang Tewas Akibat Kebakaran di Bar Bangkok, Kemlu: Tidak Ada Korban WNI
Banjir Hancurkan Peternakan,...
Banjir Hancurkan Peternakan, Lepaskan Hampir 900 Ular Termasuk Kobra ke Permukiman
Jadi Target Pembunuhan,...
Jadi Target Pembunuhan, Trump Bersumpah Musnahkan Iran
Rekomendasi
Purbaya Tepis Main-main...
Purbaya Tepis Main-main soal Tarik Ulur Dana SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN
Mengulik Pemicu Fenomena...
Mengulik Pemicu Fenomena Financial Anxiety dan Lipstick Effect di Tengah Tekanan Ekonomi
Comeback Dramatis, Argentina...
Comeback Dramatis, Argentina Lolos ke Final Piala Dunia 2026
Berita Terkini
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Deretan 25 Pemimpin...
Deretan 25 Pemimpin Dunia yang Sampaikan Belasungkawa atas Kematian Sheikh Hamad
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Infografis
Perang Pecah, Ini Perbandingan...
Perang Pecah, Ini Perbandingan Kekuatan Militer Thailand vs Kamboja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved