RI Akan Dorong Pembentukan Hukum Internasional Lindungi ABK di Kapal Ikan

Kamis, 07 Mei 2020 - 20:32 WIB
loading...
RI Akan Dorong Pembentukan...
Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi mengatakan, hukum internasional yang mengatur mengenai perlindungan ABK yang bekerja di kapal ikan masih sangat terbatas. Foto/Kemlu RI
A A A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi mengatakan, hukum internasional yang mengatur mengenai perlindungan anak buah kapal (ABK) yang bekerja di kapal ikan masih sangat terbatas. Indonesia, jelas Retno, akan mendorng pembentukan norma hukum internasional mengenai hal ini.

Retno menuturkan, berbeda dengan kapal niaga yang ketentuannya diatur secara rinci oleh Maritime Labor Convention, aturan mengenai pekerja di kapal ikan, termasuk di kapal long line belum jelas.

"Sementara untuk awak kapal kapal ikan long line, belum ada atau masih sangat terbatas aturan-aturan interanasional yang mengaturnya dan ini juga akan jadi fokus diplomasi ke depan untuk mendorong adanya norma hukum internasional untuk mengatur perlindungan ABK di kapal ikan tersebut," ujarnya.

"Intinya, di hulu kita akan lakukan kerjasama dengan instansi terkait agar sekali lagi dilakukan pengawasan ketat terhadap penyusunan perjanjian kerja agar hak-hak ABK terlindungi," sambungnya pada Kamis (7/5/2020).

Isu perbudakan di kapal ikan mencuat setelah media Korea Selatan (Korsel) merilis liputan, yang menujukan adanya ABK WNI yang mengalami situasi kerja yang sangat buruk. Di mana, para ABK WNI ini dilaporkann diharuskan bekerja selama 18 jam, bahkan lebih.

Retno sebelumnya mengatakan telah meminta bantuan Penjaga Pantai Korsel untuk menyelidiki hal ini. Selain itu, dia juga meminta pemerintah China untuk menyelidiki laporan ini dan jika terbukti bersalah harus ada penegakan hukum yang adil.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Kisah Anjing Lucu Curi...
Kisah Anjing Lucu Curi Perhatian selama Piala Dunia 2026, Punya Arti Spesial buat Pemiliknya
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Rupiah Menguat Tipis...
Rupiah Menguat Tipis dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Berita Terkini
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved