Polisi Muslim di India Diskors karena Berjanggut

Jum'at, 23 Oktober 2020 - 05:35 WIB
loading...
Polisi Muslim di India...
Intsaar Ali, polisi muslim di India yang diskors karena memelihara janggut. Foto/The Print
A A A
NEW DELHI - Seorang petugas polisi muslim yang bertugas di Bahgpat, Uttar Pradesh, India , diskors karena nekat memelihara janggut meski telah mendapat banyak peringatan.

Petugas bernama Intsaar Ali itu menjabat sebagai sub-inspektur. Dia dinyatakan melanggar aturan seragam polisi negara bagian setempat.

"Intsaar Ali telah diberikan pemberitahuan karena tidak mengikuti protokol seragam dan (tidak) mencukur janggut-(nya). Meskipun demikian, Ali terus melanggar norma kode pakaian tanpa izin dari otoritas terkait. Dia telah diskors," kata seorang pejabat
senior polisi distrik setempat kepada Sputniknews, Kamis (22/10/2020), yang meminta tidak ditulis namanya. (Baca: Putra Mahkota Saudi Akan Dibunuh Rakyatnya Jika Normalisasi dengan Israel )

Sesuai peraturan 425 (b) Mahkamah Agung, hanya personel Muslim yang memelihara janggut dan kumis pada saat komisioning atau pendaftaran sebelum 1 Januari 2002, yang diperbolehkan untuk mempertahankannya.

“Personel seperti itu harus memeliharanya dengan cara yang rapi dan tidak lebih dari panjang yang bisa ditutupi dengan satu kepalan tangan. Umat Muslim yang telah menumbuhkan janggut setelah bergabung dalam tugas harus mencukur janggut mereka. Di bawah dalam keadaan apa pun, seorang Muslim yang memiliki janggut pada saat bergabung dengan layanan sebelum 1 Januari 2002 diizinkan untuk memelihara janggut tanpa kumis. Kumis harus menjadi bagian dari janggut," bunyi peraturan 425 (b).

Intsar Ali, yang ditempatkan di kantor polisi Ramala di distrik Baghpat, mengklaimjanggutnya tidak pernah menjadi masalah selama 25 tahun pengabdiannya.

Buku pedoman kode berpakaian polisi menyatakan bahwa selain anggota komunitas Sikh, anggota polisi lainnya tidak boleh memelihara janggut tanpa izin dari pihak berwenang. (Baca juga: India Pulangkan Tentara China yang Melintasi Perbatasan Himalaya )

Pejabat polisi Baghpat, Abhishek Singh mengatakan; "Ali diskors kemarin karena dia memelihara janggut tanpa izin dan bahkan setelah instruksi berulang kali, dia gagal mematuhi norma-norma kode berpakaian. Sebelumnya, dia juga diberikan pemberitahuan penyebab tentang masalah tersebut. SI Ali telah ditangguhkan karena ketidakdisiplinan dan penyelidikan telah diperintahkan terhadapnya. "

Kepolisian Baghpat menambahkan dalam sebuah pernyataan; “Intsar Ali sebelumnya diberikan pemberitahuan karena tidak mengikuti protokol seragam dan memotong janggut di masa lalu. Meskipun demikian, Ali terus mengabaikan norma kode pakaian tanpa izin dari otoritas terkait/tidak bertanggung jawab terhadap tugasnya."

Namun, Ali mengatakan kepada ThePrint, yang dilansir Jumat (23/10/2020), bahwa dia sebenarnya sudah mengajukan izin. "Saya telah menulis surat meminta izin pada November 2019. Saya telah melayani Kepolisian Uttar Pradesh selama 25 tahun, dan hingga sekarang, tidak ada yang menghentikan saya untuk memelihara janggut," katanya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Netanyahu Sebut Negara...
Netanyahu Sebut Negara Asia Ini Cinta Luar Biasa terhadap Israel
Demi Tangkap Bandar...
Demi Tangkap Bandar Narkoba, Para Anggota Polisi Rela Berpakaian Wanita dan Menari
Polisi Harus Usut Mendalam...
Polisi Harus Usut Mendalam Korban Perundungan dan Tersengat Listrik di Jakpus
Heboh! Pentagon Sempat...
Heboh! Pentagon Sempat Lockdown Usai Sensor Deteksi Antraks, Ternyata Alarm Palsu
SpaceX Pecahkan Rekor...
SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Raup Dana Rp1.335 Triliun
Rekomendasi
Ferrari Dicemooh, BMW...
Ferrari Dicemooh, BMW Dipuja: Menguak Rahasia Sangar M Concept Neue Klasse!
3 Puasa Sunnah Muharram...
3 Puasa Sunnah Muharram yang Pahala Tidak Main-main!
AHRT Raih 2 Podium pada...
AHRT Raih 2 Podium pada Race 1 ARRC Jepang, Irfan dan Herjun Tembus Tiga Besar
Berita Terkini
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved