Putin: Tak Perlu Aliansi Militer Rusia-China, tapi Itu Mungkin

Jum'at, 23 Oktober 2020 - 03:21 WIB
loading...
Putin: Tak Perlu Aliansi...
Presiden Rusia Vladimir Putin. Foto/REUTERS/File Photo
A A A
MOSKOW - Presiden Vladimir Putin mengatakan tidak diperlukan aliansi militer Rusia -China untuk sekarang ini. Namun, aliansi itu dapat ditempa di masa depan.

Pernyataan Putin mengisyaratkan hubungan yang semakin dalam antara Moskow dan Beijing di tengah meningkatnya ketegangan antara Rusia dengan Amerika Serikat (AS) dan China dengan AS. (Baca: Pesan Mengerikan Putin kepada Orang-orang yang Ingin Rusia Hancur )

Ditanya selama konferensi video dengan pakar kebijakan luar negeri internasional pada hari Kamis apakah aliansi militer antara Moskow dan Beijing dibutuhkan, Putin menjawab: "Kami tidak membutuhkannya, tetapi, secara teoritis, sangat mungkin untuk membayangkannya."

Rusia dan China memuji "kemitraan strategis" mereka, tetapi sejauh ini menolak setiap pembicaraan tentang kemungkinan mereka membentuk aliansi militer.

Putin menunjuk pada latihan perang yang diadakan angkatan bersenjata China dan Rusia sebagai sinyal kerja sama militer yang sedang berkembang di kedua negara. (Baca: Rusia Dituduh Gunakan Senjata Rahasia untuk Serang Agen CIA di Australia )

Putin juga mencatat bahwa Rusia telah membagikan teknologi militer sensitif yang membantu secara signifikan meningkatkan potensi militer China, tetapi tidak menyebutkan secara spesifik, dengan mengatakan bahwa informasi tersebut sensitif.

"Tanpa ragu, kerja sama kami dengan China memperkuat kemampuan pertahanan tentara China," katanya, seraya menambahkan bahwa masa depan dapat melihat hubungan militer yang lebih erat antara kedua negara.

"Waktu akan menunjukkan bagaimana itu akan berkembang, tapi kami tidak akan mengecualikannya," kata presiden Rusia, seperti dikutip AP, Jumat (23/10/2020).
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
KPK: Kasus Korupsi Muara...
KPK: Kasus Korupsi Muara Enim Sudah Terjadi sebelum Tahap Perencanaan dan Penganggaran
Sosok Elon Musk, Triliuner...
Sosok Elon Musk, Triliuner Pertama di Dunia Berkat IPO SpaceX
Rekomendasi
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Disambut Antusias, Jakarta Jadi Kota Terakhir Seleksi
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Infografis
Perbandingan Pangkalan...
Perbandingan Pangkalan Militer AS vs China di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved