Esper: Rusia-China Coba Rebut Posisi Pemimpin Militer Dunia Milik AS

Rabu, 21 Oktober 2020 - 17:45 WIB
loading...
Esper: Rusia-China Coba...
Menteri Pertahanan AS, Mark Esper sebut China dan Rusia terus berusaha membuat terobosan pada kepemimpinan militer AS, termasuk aliansi internasionalnya yang luas. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - China dan Rusia terus berusaha membuat terobosan pada kepemimpinan militer Amerika Serikat (AS) , termasuk aliansi internasionalnya yang luas. Hal itu diungkapkan Menteri Pertahanan AS, Mark Esper.

Berbicara kepada kelompok pemikir, Dewan Atlantik, Esper mengatakan, jaringan aliansi AS adalah kekuatan abadi yang tidak dapat ditandingi oleh pesaing dan musuh. Dia mencatat bahwa sementara Moskow dan Beijing mungkin memiliki kurang dari 10 sekutu yang digabungkan, posisi AS tidak dapat diambil begitu saja.

"Kemampuan kami untuk mempertahankan keunggulan ini tidak ditentukan sebelumnya dan kami juga tidak dapat meremehkan jaringan hubungan lama kami," ucap Esper, seperti dilansir Anadolu Agency pada Rabu (21/10/2020). ( Baca juga: Stimulus AS Jadi Harapan Memperbaiki Kondisi Pasar Saham Global )

"China dan Rusia dengan cepat memodernisasi angkatan bersenjata mereka dan menggunakan kekuatan mereka yang semakin besar untuk mengabaikan hukum internasional, melanggar kedaulatan negara-negara kecil dan menggeser keseimbangan kekuatan yang menguntungkan mereka," sambungnya.

Dia menunjuk secara khusus pada pembangunan pulau-pulau militer China di Laut China Selatan untuk mendukung klaim maritimnya dan aneksasi Rusia atas Semenanjung Crimea Ukraina sebagai contoh.

"Ini adalah upaya berani mereka untuk mengikis otonomi orang lain dan merusak ketahanan dan kohesi negara dan institusi penting bagi keamanan AS, termasuk NATO," tukasnya. ( Baca juga: Satu Keluarga Tewas Keracunan Asam Bongkrek Setelah Makan Mi )
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Johannesburg Tewaskan 12 Orang, Polisi Buru 10 Tersangka
Kenapa Orang Amerika...
Kenapa Orang Amerika Menyebut Sepak Bola dengan Soccer? Ini Asal-Usulnya
Rekomendasi
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Hidayat Batubara Daftar...
Hidayat Batubara Daftar Balon Ketua POBSI Sumut
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
Alasan AS Hindari Perlombaan...
Alasan AS Hindari Perlombaan Senjata Nuklir Lawan Rusia dan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved