Satu Keluarga Tewas Keracunan Asam Bongkrek Setelah Makan Mi

Rabu, 21 Oktober 2020 - 12:14 WIB
loading...
Satu Keluarga Tewas...
Satu keluarga di China tewas keracunan asam bongkrek setelah makan mi. Foto/Yahoo
A A A
BEIJING - Sebuah keluarga yang berjumlah sembilan orang di China tewas keracunan makanan setelah mengkonsumsi mie buatan sendiri yang ada di freezer selama setahun. Hidangan mie yang disebut Suantangzi, makanan lokal yang populer, berisi tepung jagung yang difermentasi.

Menurut pihak yang berwenang, dalam kasus ini, mie tersebut telah rusak karena dibekukan sehingga meracuni satu keluarga itu dengan asam bongkrek - racun yang terbentuk pada makanan tersebut.

(Baca juga : Libur Panjang Pekan Depan, Ridwan Kamil Minta Warga Jakarta Tidak Liburan ke Puncak )

Keluarga tersebut, dari kota Jixi di provinsi Heilongjiang timur laut China, makan hidangan mematikan itu untuk sarapan pada 5 Oktober dan mulai merasa sakit tidak lama kemudian.

Tiga anak di keluarga itu menolak makan mie kental yang terbuat dari tepung jagung telah mengeluhkan rasa dari makanan tersebut. (Baca juga: Raja Malaysia Keracunan Makanan dan Masih Dirawat di IJN )

Pada 10 Oktober, tujuh anggota keluarga tewas. Pada 12 Oktober, orang kedelapan meninggal. Dan orang dewasa terakhir yang masih hidup yang juga makan hidangan sup, seorang ibu bermarga Li, meninggal pada hari Senin kemarin.

(Baca juga : Polisi Tangkap Dua Pelaku Pembakar Wanita Dalam Mobil di Sukoharjo )

Kandungan asam bongkrek yang tinggi, racun yang dihasilkan oleh bakteri pseudomonas cocovenenans, terdeteksi di dalam cawan.
"Racun tersebut juga ditemukan dalam cairan lambung orang dewasa," kata Komisi Kesehatan Provinsi Heilongjiang.

Gao Fei, direktur keamanan pangan di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Heilongjiang, mengatakan racun seringkali bisa berakibat fatal.

"(Racun) itu dapat menyebabkan kerusakan serius pada banyak organ manusia termasuk hati, ginjal, jantung, dan otak," kata Gao kepada China News Service yang dinukil New Zealand Herald, Rabu (21/10/2020).

"Saat ini, tidak ada obat penawar khusus," imbuhnya. (Baca juga: Rayakan Ulang Tahun Imelda Marcos, Ratusan Orang Keracunan Makanan )

Gejala keracunan bongkrek biasanya dimulai dalam beberapa jam setelah makan makanan yang terkontaminasi, dan termasuk sakit perut, berkeringat, lemas, dan akhirnya koma. Kematian kemudian dapat terjadi dalam 24 jam.

Asam bongkrek telah terlibat dalam merebaknya penyakit bawaan makanan yang melibatkan produk berbahan dasar kelapa dan jagung di Indonesia dan China.

Asam ini tidak dapat dihilangkan bahkan jika dimasak dengan matang dan tidak ada obat yang tersedia untuk mengobati kasus keracunan seperti itu, lapor Global Times. Untuk menghindari keracunan, orang tidak boleh menggunakan jagung basah atau berjamur untuk membuat makanan, dan tidak membuat atau makan makanan yang terbuat dari biji-bijian yang difermentasi. (Lihat video: Calon Bupati Joget Tanpa Masker, Viral di Dunia Maya )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Spesifikasi Pesawat...
Spesifikasi Pesawat Pengebom B-52 AS yang Jatuh Tak Berbekas, Dijuluki Bongsor Jelek dan Gendut
Rekomendasi
Bolehkah Menggabungkan...
Bolehkah Menggabungkan Niat Puasa Sunnah?
Reuni Harmoni Lintas...
Reuni Harmoni Lintas Generasi
Wali Kota Agustina Tegaskan...
Wali Kota Agustina Tegaskan Kerukunan Jadi Kekuatan Utama Membangun Kota Semarang
Berita Terkini
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Infografis
Bahaya Merokok setelah...
Bahaya Merokok setelah Makan yang Wajib Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved