Hentikan Serangan di Provinsi Helmand, Taliban Ajukan Syarat
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 00:55 WIB
loading...
A
A
A
"Kami memberi tahu mereka, 'Anda telah berjanji untuk tidak melakukan serangan. Kami bereaksi terhadap serangan Anda',"katanya.
Pejabat Taliban itu juga mengatakan bahwa setelah kedua belah pihak setuju untuk secara ketat menerapkan kesepakatan AS-Taliban yang ditandatangani pada Februari.
“Kami telah mengarahkan mujahidin kami di Helmand untuk menghentikan gerak maju mereka. Kami berharap AS akan menghentikan pemboman lebih lanjut,” ujarnya.
Pertemuan ini dikonfirmasi oleh utusan perdamaian AS Zalmay Khalilzad. Lewat serangkaian tweet, Khalilzad mengatakan dia dan Jenderal Austin Miller, mengadakan pembicaraan dengan Taliban. Setelah beberapa putaran, dia mengatakan kedua belah pihak setuju untuk "pengaturan ulang" yang akan menghasilkan pengurangan jumlah operasi.
"Setelah beberapa pertemuan yang dilakukan Jenderal Miller dan saya dengan Taliban, kami sepakat untuk mengatur ulang tindakan dengan secara ketat mengikuti implementasi semua elemen perjanjian AS-Taliban dan semua komitmen yang dibuat," katanya.
Khalilzad mentweet bahwa serangan baru-baru ini telah mengancam proses perdamaian dan mengkhawatirkan rakyat Afghanistan dan pendukung regional serta internasional mereka.
Pejabat Taliban itu juga mengatakan bahwa setelah kedua belah pihak setuju untuk secara ketat menerapkan kesepakatan AS-Taliban yang ditandatangani pada Februari.
“Kami telah mengarahkan mujahidin kami di Helmand untuk menghentikan gerak maju mereka. Kami berharap AS akan menghentikan pemboman lebih lanjut,” ujarnya.
Pertemuan ini dikonfirmasi oleh utusan perdamaian AS Zalmay Khalilzad. Lewat serangkaian tweet, Khalilzad mengatakan dia dan Jenderal Austin Miller, mengadakan pembicaraan dengan Taliban. Setelah beberapa putaran, dia mengatakan kedua belah pihak setuju untuk "pengaturan ulang" yang akan menghasilkan pengurangan jumlah operasi.
"Setelah beberapa pertemuan yang dilakukan Jenderal Miller dan saya dengan Taliban, kami sepakat untuk mengatur ulang tindakan dengan secara ketat mengikuti implementasi semua elemen perjanjian AS-Taliban dan semua komitmen yang dibuat," katanya.
Khalilzad mentweet bahwa serangan baru-baru ini telah mengancam proses perdamaian dan mengkhawatirkan rakyat Afghanistan dan pendukung regional serta internasional mereka.
Lihat Juga :