Eks Menhan Dicokok AS, Presiden Meksiko Bersumpah Akan Bersih-bersih

Jum'at, 16 Oktober 2020 - 23:03 WIB
loading...
Eks Menhan Dicokok AS,...
Presiden Meksiko, Andres Manuel Lopez Obrador, berjanji untuk membersihkan angkatan bersenjata. Foto/Daily Sabah
A A A
MEXICO CITY - Presiden Meksiko , Andres Manuel Lopez Obrador, berjanji untuk membersihkan angkatan bersenjata setelah mantan menteri pertahanan (Menhan) negara itu ditangkap Amerika Serikat (AS) atas tuduhan narkoba. Meski begitu Obrabor tetap memberikan dukungan kepada pimpinan militer Meksiko saat ini.

Sehari setelah penahanan Salvador Cienfuegos, menteri pertahanan dari 2012 hingga 2018, di Los Angeles, Lopez Obrador berjanji untuk menghukum siapa pun di dalam pemerintahannya yang terlibat dalam dakwaan tersebut.(Baca juga: Diduga Terlibat Peredaran Narkoba, Eks Menhan Mexico Dibekuk di AS )

"Kami tidak akan menutupi siapa pun," tegasnya, sebelum menyuarakan dukungan penuh untuk penerus Cienfuegos sebagai kepala militer dan mitranya di angkatan laut, mencatat bahwa dia secara pribadi telah memeriksa kejujuran mereka.

"Mereka tidak bisa rusak," tambahnya pada konferensi pers seperti dilansir dari Reuters, Jumat (16/10/2020).

Beberapa pejabat Meksiko secara pribadi terkejut dengan penahanan Cienfuegos di bandara Los Angeles. Mereka khawatir itu adalah intervensi AS yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap simbol keamanan nasional Meksiko.

Tetapi Lopez Obrador dengan cepat memasukkan penangkapan itu ke dalam narasinya bahwa para pendahulunya telah memimpin peningkatan korupsi yang melemahkan di Meksiko, yang selama bertahun-tahun telah dikejutkan oleh tingkat kekerasan geng narkoba yang seringkali mengerikan.(Baca juga: Geng Bersenjata Tembaki Kelab Malam Meksiko, 11 Orang Tewas )

"Jika kita tidak berbicara tentang negara narco, orang pasti dapat berbicara tentang pemerintahan narco, dan tanpa ragu, tentang pemerintahan mafiosi," ujar Lopez Obrador.

"Kami sedang membersihkan, memurnikan kehidupan publik," sambungnya.

Lopez Obrador mengatakan dia hanya mendengar tentang penangkapan setelah kejadian tersebut, meskipun dia mencatat bahwa duta besar Meksiko untuk Amerika Serikat, Martha Barcena, telah memberitahunya sekitar dua minggu lalu bahwa ada pembicaraan tentang penyelidikan yang melibatkan Cienfuegos.

Lopez Obrador mengatakan tidak ada penyelidikan terbuka di Meksiko atas Cienfuegos dan penangkapannya terkait dengan kasus terhadap Genaro Garcia Luna, Menteri Keamanan Meksiko dari 2006-2012, yang ditahan oleh otoritas AS tahun lalu atas tuduhan narkoba.

Dua sumber federal Meksiko mengatakan kepada Reuters bahwa penyelidikan tersebut melibatkan pencucian uang dan perdagangan narkoba.

Seperti Garcia Luna, Cienfuegos telah menjadi tokoh utama dalam perang narkoba di Meksiko, yang telah merenggut ratusan ribu nyawa selama dua dekade terakhir.

Penangkapan dilakukan kurang dari tiga minggu sebelum pemilihan presiden AS. Presiden Donald Trump, yang menginginkan masa jabatan kedua, telah memprioritaskan pemberantasan kartel narkoba, meskipun tanpa kemajuan besar sejak ia menjabat pada tahun 2017.(Lihat video: Penyelundupan Narkoba Dalam Tahu dan Salak Digagalkan )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Dukung Pendanaan UMKM,...
Dukung Pendanaan UMKM, Easycash Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mekkhala, Ingatkan Potensi Hujan Lebat
Berita Terkini
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved