Geng Bersenjata Tembaki Kelab Malam Meksiko, 11 Orang Tewas
Senin, 28 September 2020 - 12:02 WIB
loading...
Ilustrasi penembakan. Foto/SINDOnews.com
A
A
A
JARAL DEL PROGRESO - Sebuah geng bersenjata mengumbar tembakan di sebuah kelab malam di Meksiko pada Minggu dini hari. Sebanyak 11 orang tewas, termasuk empat wanita yang berprofesi sebaga penari di kelab tersebut.
Selain empat penari, tujuh pria tewas dalam penembakan tersebut. Serangan ini terjadi sebuah kelab malam di kota Jaral del Progreso di negara bagian Guanajuato, Meksiko tengah. Wilayah itu dikenal sebagai salah satu negara bagian paling kejam di Meksiko.
Polisi setempat sedang menyelidiki pembunuhan terhadap 11 orang tersebut. Serangan kelompok bersenjata itu juga menyebabkan satu orang terluka yang saat ini dirawat di rumah sakit. (Baca: Kepala Polisi Mexico City Diberondong Tembakan, Geng Narkoba Disalahkan )
Menurut surat kabar Milenio yang dikutip Bloomberg, Senin (38/9/2020), ada enam pria bersenjata yang terlibat serangan. Namun belum jelas dari kelompok mana yang melakukan pembantaian tersebut.
Kejahatan terorganisir telah mengubah Guanajuato menjadi salah satu negara bagian paling kejam di Meksiko, dengan lebih dari 47 petugas polisi tewas tahun lalu. Hal itu membuat Presiden Andres Manuel Lopez Obrador meningkatkan keamanan.
Selain empat penari, tujuh pria tewas dalam penembakan tersebut. Serangan ini terjadi sebuah kelab malam di kota Jaral del Progreso di negara bagian Guanajuato, Meksiko tengah. Wilayah itu dikenal sebagai salah satu negara bagian paling kejam di Meksiko.
Polisi setempat sedang menyelidiki pembunuhan terhadap 11 orang tersebut. Serangan kelompok bersenjata itu juga menyebabkan satu orang terluka yang saat ini dirawat di rumah sakit. (Baca: Kepala Polisi Mexico City Diberondong Tembakan, Geng Narkoba Disalahkan )
Menurut surat kabar Milenio yang dikutip Bloomberg, Senin (38/9/2020), ada enam pria bersenjata yang terlibat serangan. Namun belum jelas dari kelompok mana yang melakukan pembantaian tersebut.
Kejahatan terorganisir telah mengubah Guanajuato menjadi salah satu negara bagian paling kejam di Meksiko, dengan lebih dari 47 petugas polisi tewas tahun lalu. Hal itu membuat Presiden Andres Manuel Lopez Obrador meningkatkan keamanan.
Lihat Juga :