Kekuatan Eropa Kecam Israel Setujui Ribuan Rumah Pemukiman Baru

Jum'at, 16 Oktober 2020 - 22:06 WIB
loading...
Kekuatan Eropa Kecam...
Israel terus memperluas pemukiman ilegal di wilayah Palestina. Foto/REUTERS
A A A
BRUSSELS - Kekuatan Eropa mengecam keputusan Israel yang menyetujui ribuan pemukiman baru di wilayah Palestina . Eropa menganggap langkah Israel itu kontraproduktif karena merusak upaya perdamaian regional.

“Ekspansi pemukiman melanggar hukum internasional dan kian merusak kemungkinan solusi dua negara untuk membawa perdamaian jangka panjang pada konflik Israel-Palestina,” ungkap pernyataan bersama dari menteri luar negeri (menlu) Jerman, Prancis, Inggris, Italia dan Spanyol.

“Saat kami menekankan secara langsung dengan pemerintah Israel, langkah ini semakin merusak upaya membangun lagi kepercayaan antara berbagai pihak dengan pandangan untuk mengembalikan dialog,” papar pernyataan mereka.



Pekan ini, Israel menyetujui konstruksi lebih dari 3.000 rumah baru di Tepi Barat, mengakhiri delapan bulan penghentian ekspansi pemukiman.

Sesuai hukum internasional, pemukiman itu ilegal. Para pejabat Palestina dan komunitas internasional menganggap pemukiman itu sebagai penghalang utama solusi dua negara.

Persetujuan terbaru menambah jumlah rumah pemukiman baru tahun ini menjadi lebih dari 12.150 unit, menurut grup pemantau pemukiman Peace Now.

“Persetujuan itu menjadikan 2020 sebagai tahun rekor tertinggi dalam jumlah unit rencana pemukiman yang didorong sejak Peace Now mulai mencatat pada 2012,” ungkap pernyataan Peace Now.

Para menlu Eropa mengatakan langkah mendorong lebih banyak pemukiman adalah tindakan kontraproduktif dalam perkembangan positif kesepakatan normalisasi yang tercapai antara Israel, Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain. (Baca Juga: PM Palestina: Tuhan Bantu Kami Jika Trump Menang Pemilu)

UEA dan Bahrain pada pertengahan September mengakhiri permusuhan dengan Israel dengan menandatangani kesepakatan normalisasi yang dimediasi Amerika Serikat (AS). (Lihat Infografis: Lepas Pantai Indonesia Akan Dijaga Oleh Senjata Canggih Turki)

Menlu AS Mike Pompeo juga mendesak Arab Saudi mengakui Israel yang akan menjadi pendorong strategis bagi negara itu. (Lihat Video: Mantan Wapres Hamzah Haz Dirawat di RSPAD Gatot Soebroto)

Namun Saudi menyatakan fokus harus tetap pada perundingan damai Palestina-Israel sebelum ada kesepakatan resmi apapun antara Israel dan Saudi.

Palestina menganggap kesepakatan itu sebagai pengkhianatan. Palestina menyatakan Israel memanfaatkan perbaikan hubungan dengan Teluk dan dukungan buta dari pemerintahan Presiden Donald Trump.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
WHO: Gelombang Panas...
WHO: Gelombang Panas Eropa Sebabkan 1.300 Kematian, Terbanyak di Prancis
Pengadilan Kriminal...
Pengadilan Kriminal Internasional Bekukan Uang Eks Presiden Filipina Duterte
Rekomendasi
Program Magang Nasional...
Program Magang Nasional 2026 Dibuka, 150 Ribu Lulusan Ikut Magang Bareng Seskab Teddy
Profil Orlando Gill,...
Profil Orlando Gill, Pahlawan Paraguay yang Kubur Ambisi Jerman di Piala Dunia 2026
Argentina Bawa 500 Kg...
Argentina Bawa 500 Kg Daging Sapi Premium, Tradisi Barbeku Jadi Senjata Messi Cs di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Infografis
3 Alasan Komisi Eropa...
3 Alasan Komisi Eropa Dorong UE Miliki Blok Pertahanan Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved