Parlemen Israel Menyetujui Kesepakatan Normalisasi dengan UEA

Jum'at, 16 Oktober 2020 - 05:39 WIB
loading...
Parlemen Israel Menyetujui...
Parlemen Israel, Knesset, pada Kamis malam waktu setempat menyetujui perjanjian normalisasi Israel dengan Uni Emirat Arab (UEA). Foto/Anadolu
A A A
TEL AVIV - Parlemen Israel , Knesset, pada Kamis malam waktu setempat menyetujui perjanjian normalisasi Israel dengan Uni Emirat Arab (UEA) dengan suara mayoritas. Demikian laporan kantor media yang dikelola pemerintah.

"Sekitar 80 anggota parlemen dari 120 suara mendukung perjanjian tersebut, sementara hanya 13 deputi yang menentangnya," lapor Perusahaan Penyiaran Publik Israel KAN yang dikutip Anadolu, Jumat (16/10/2020).

"Dua puluh tujuh anggota parlemen tidak berpartisipasi dalam pemungutan suara," kata Times of Israel.(Baca juga: PM Palestina: Tuhan Bantu Kami Jika Trump Menang Pemilu )

Kesepakatan itu sekarang membutuhkan persetujuan dari Kabinet untuk mulai berlaku.

Daftar Gabungan mayoritas Arab, yang terdiri dari 15 anggota parlemen yang mewakili warga Palestina Israel, sebelumnya menyatakan mereka akan memberikan suara menentang perjanjian tersebut.

Bahrain dan UEA sepakat untuk menjalin hubungan diplomatik, budaya, dan komersial penuh dengan Israel setelah menandatangani perjanjian kontroversial pada 15 September di Gedung Putih.(Baca juga: Mayoritas Warga Arab Tolak Kesepakatan dan Pengakuan Atas Israel )

Banyak negara, termasuk Turki dan Iran, mengecam kesepakatan itu, sementara Palestina mengecam perjanjian itu sebagai "tikaman di belakang".

Mesir pada 1979 dan Yordania pada 1994, juga telah meresmikan hubungan dengan Israel, yang telah menduduki tanah Palestina setidaknya sejak 1967.(Lihat video: Polisi Tangkap Enam Pengedar Uang Palsu di Tol Purbaleunyi )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Abaikan AS, Netanyahu...
Abaikan AS, Netanyahu Ngotot Tak Akan Tarik Pasukan Israel dari Lebanon
Rekomendasi
Kisah Kombes Agustinus...
Kisah Kombes Agustinus Christmas, dari Mengajar Mahasiswa hingga Dijuluki Jenderal Kopi
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
Terima Rp20 juta, Muhammad...
Terima Rp20 juta, Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan dari Ketua BEM FH Universitas Bung Karno
Berita Terkini
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved