Prancis Umumkan Keadaan Darurat untuk Kembali Tekan Penyebaran Covid-19

Kamis, 15 Oktober 2020 - 15:55 WIB
loading...
Prancis Umumkan Keadaan...
Presiden Prancis, Emmanuel Macron mengumumkan bahwa keadaan darurat diberlakukan di negara itu untuk membendung penyebaran Covid-19. Foto/REUTERS
A A A
PARIS - Presiden Prancis , Emmanuel Macron mengumumkan bahwa keadaan darurat diberlakukan di negara itu untuk membendung penyebaran Covid-19 . Macron mengatakan, dengan diberlakukan keadaan darurat maka jam malam akan kembali diterapkan di Paris dan kota-kota lain di Prancis.

"Jam malam, berlaku mulai Sabtu mendatang dan akan diberlakukan mulai pukul 21.00 hingga 06.00 pagi di wilayah Ile-de-France, tempat Paris berada, dan delapan kota lainnya," ucap Macron, seperti dilansir Anadolu Agency pada Kamis (15/10/2020).

Selain Paris dan wilayah sekitarnya, tindakan baru itu juga menargetkan kota Lille, Grenoble, Lyon, Aix-Marseille, Montpellier, Rouen, Saint-Etienne, dan Toulouse. ( Baca juga: Pandemi Virus Corona Memburuk, Prancis Lockdown Pari s)

Macron juga menyerukan untuk membatasi pertemuan tidak lebih dari enam orang. "Kami mencoba, ketika kami mengundang teman, jangan lebih dari enam orang di meja," ucapnya, berbicara tentang restoran.

Dia kemudian mengatakan, mereka yang menerima tunjangan kesejahteraan kerja dan bantuan perumahan akan menerima € 100- € 150 per anak selama enam minggu ke depan. “Untuk yang paling genting yang jatuh miskin, kita harus punya jawabannya,” ujarnya.

Langkah-langkah terbaru yang diberlakukan oleh presiden untuk membantu membendung penyebaran virus corona, yang oleh pejabat kesehatan dianggap sebagai gelombang kedua. ( Baca juga: Tekan COVID-19, 1.125 Mahasiswa Duta Edukasi Diberikan Pembekalan Khusus )

Kementerian Kesehatan Prancis pada hari Rabu melaporkan 22.591 infeksi Covid-19, dengan total kasus saat ini 779.063. Korban tewas di negara itu mencapai 33.037 orang. Sebanyak 6.033 orang masih dirawat di rumah sakit, dengan 1.037 di antaranya dalam perawatan intensif.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Kapal Tanker Rusia Dibajak...
Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
Prancis Cegat Kapal...
Prancis Cegat Kapal Tanker Rusia, Eropa Memanas!
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Serukan Hancurkan Seluruh...
Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa
Rekomendasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Rekor 32 Tahun Tumbang...
Rekor 32 Tahun Tumbang di Piala Dunia 2026
Tembus Pasar Global,...
Tembus Pasar Global, Brand Lokal Queensi Sukses Cetak Rekor 1 Juta Penjualan
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
Untuk Membangun Kembali...
Untuk Membangun Kembali Kota Gaza, Palestina Butuh Rp868 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved