Jika Serang Jaringan Pipa Minyak, Azerbaijan Ancam Hajar Armenia

Kamis, 15 Oktober 2020 - 09:34 WIB
loading...
Jika Serang Jaringan...
Jaringan pipa minyak dan gas. Foto/ccbs
A A A
BAKU - Azerbaijan menuduh Armenia mencoba menyerang jaringan pipa gas dan minyaknya. Azerbaijan memperingatkan siap memberikan respon keras jika jaringan pipa itu dirusak.

Ketegangan pun terus meningkat di wilayah Nagorno-Karabakh yang menjadi pusat konflik kedua negara. Armenia menyangkal tuduhan itu dan menyatakan pasukan Azerbaijan mencoba mengontrol Nagorno-Karabakh meski ada gencatan senjata kemanusiaan sejak Sabtu lalu.

Rusia mencoba membuat semua pihak mematuhi gencatan senjata yang dimediasi di Nagorno-Karabakh. Namun Moskow dan Turki juga saling tuduh dalam konflik yang telah menewaskan lebih dari 600 orang sejak 27 September. Mayoritas korban adalah personel militer Nagorno-Karabakh.

Presiden Turki Tayyip Erdogan mengatakan pada Presiden Rusia Vladimir Putin bahwa Ankara ingin solusi permanen untuk isu Nagorno-Karabakh.



Putin mengungkapkan dia khawatir dengan keterlibatan para pejuang dari Timur Tengah dalam konflik Nagorno-Karabakh. Tuduhan itu disangkal oleh Turki dan Azerbaijan. “Kedua pemimpin menegaskan kembali pentingnya gencatan senjata yang dimediasi Moskow dalam konflik itu,” papar pernyataan Kremlin.

Kekhawatiran meningkat bahwa Turki dan Rusia akan terseret dalam konflik yang terjadi dekat dengan jaringan pipa Azerbaijan yang membawa gas dan minyak ke pasar internasional. (Baca Juga: Armenia: Hanya Perubahan Sikap Turki Bisa Atasi Krisis Nagorno-Karabakh)

“Armenia mencoba menyerang dan mengontrol jaringan pipa kami,” kata Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev saat wawancara dengan jaringan Turki, Haberturk. (Lihat Infografis: Senapan Runduk Masa Depan Rusia, Havoc Berjangkauan 7 Kilometer)

“Jika Armenia mencoba mengontrol jaringan pipa di sana, saya dapat katakan bahwa hasilnya akan parah bagi mereka,” tegas dia. (Lihat Video: 160 Juta Warga Jadi Prioritas Penerimaan Vaksin Covid-19)

Perdana Menteri (PM) Armenia Nikol Pashinyan menggambarkan situasi dalam konflik itu sangat keras. Menurut dia, Azerbaijan dan Turki tidak ingin menghentikan agresinya.

Menurut Pashinyan, Azerbaijan mencoba menduduki Nagorno-Karabakh. Para pemimpin Azerbaijan juga menuduh pasukan Armenia menduduki wilayah itu.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
Negara Mayoritas Islam...
Negara Mayoritas Islam Ini Sangkal Jadi Markas Pasukan Elite Israel untuk Perang Melawan Iran
Terungkap, Israel Kerahkan...
Terungkap, Israel Kerahkan Pasukan Elite ke Azerbaijan untuk Perang Melawan Iran
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
Ali Ungkap Kondisi Mencekam...
Ali Ungkap Kondisi Mencekam di Teheran sebelum Dievakuasi ke Indonesia via Azerbaijan
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
BPDP dan AKPY Latih...
BPDP dan AKPY Latih Petani Kotim Tingkatkan Kualitas Panen Sawit Rakyat
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
Israel Marah, Rudal...
Israel Marah, Rudal Houthi Sukses Serang Bandara Ben Gurion
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved