Lagi, Rusia Loloskan Vaksin Covid-19 Tanpa Uji Coba Tahap 3
Kamis, 15 Oktober 2020 - 03:24 WIB
loading...
A
A
A
Seperti Sputnik V, vaksin EpiVacCorona Vector telah diuji hanya pada sejumlah orang sebelum menerima pendaftaran sementara.
"Ada 100 sukarelawan dalam uji coba Tahap 1 dan 2 dan semuanya merasa baik-baik saja," kata Direktur Jenderal Vektor Rinat Maksyutov pekan lalu.
Tidak ada data yang telah diterbitkan dalam jurnal peer-review sampai saat ini pada uji coba tersebut. Otoritas Rusia mengatakan pendaftaran "bersyarat" mirip dengan program jalur cepat di Barat dan China dan akan memungkinkan mereka untuk meningkatkan produksi sementara pengujian terus dilanjutkan.
Namun, para ilmuwan dan perusahaan farmasi mengatakan lebih banyak pengujian diperlukan untuk membuktikan keamanan dan efektivitas sebelum vaksin semacam itu harus disertifikasi untuk digunakan.
Amerika Serikat (AS) juga sedang berusaha mempercepat pengembangan vaksin, setelah Presiden Donald Trump mengesahkan Operation Warp Speed pada April lalu untuk mendukung perusahaan dengan pendanaan federal.
Vector, sebuah laboratorium di pinggiran Novosibirsk yang bekerja untuk mempersenjatai virus cacar selama periode Soviet, mengembangkan vaksinnya menggunakan antigen peptida, atau fragmen sintetis virus untuk memicu respons kekebalan terhadap Covid-19.
"Ada 100 sukarelawan dalam uji coba Tahap 1 dan 2 dan semuanya merasa baik-baik saja," kata Direktur Jenderal Vektor Rinat Maksyutov pekan lalu.
Tidak ada data yang telah diterbitkan dalam jurnal peer-review sampai saat ini pada uji coba tersebut. Otoritas Rusia mengatakan pendaftaran "bersyarat" mirip dengan program jalur cepat di Barat dan China dan akan memungkinkan mereka untuk meningkatkan produksi sementara pengujian terus dilanjutkan.
Namun, para ilmuwan dan perusahaan farmasi mengatakan lebih banyak pengujian diperlukan untuk membuktikan keamanan dan efektivitas sebelum vaksin semacam itu harus disertifikasi untuk digunakan.
Amerika Serikat (AS) juga sedang berusaha mempercepat pengembangan vaksin, setelah Presiden Donald Trump mengesahkan Operation Warp Speed pada April lalu untuk mendukung perusahaan dengan pendanaan federal.
Vector, sebuah laboratorium di pinggiran Novosibirsk yang bekerja untuk mempersenjatai virus cacar selama periode Soviet, mengembangkan vaksinnya menggunakan antigen peptida, atau fragmen sintetis virus untuk memicu respons kekebalan terhadap Covid-19.
Lihat Juga :