Erdogan Sebut Kelompok Minks Sengaja Tunda Pembicaraan Nagorno-Karabakh

Rabu, 14 Oktober 2020 - 21:53 WIB
loading...
Erdogan Sebut Kelompok...
Presiden Turki, Tayyip Erdogan mengatakan bahwa Kelompok Minsk mengulur-ulur waktu dalam menangani konflik Nagorno-Karabakh. Foto/REUTERS
A A A
ANKARA - Presiden Turki, Tayyip Erdogan mengatakan bahwa Kelompok Minsk mengulur-ulur waktu dalam menangani konflik Nagorno-Karabakh. Dia juga kembali mengulangi bahwa wilayah tersebut harus dikembalikan kepada Azerbaijan.

Turki menuduh Armenia menduduki wilayah Azerbaijan dan bersumpah mendukung Baku. Ankara telah berulang kali meminta Kelompok Minsk, yang dibentuk untuk menengahi konflik Nagorno-Karabakh dan dipimpin oleh Prancis, Rusia, dan Amerika Serikat (AS), untuk mendesak Armenia menarik diri dari wilayah tersebut.

"AS Rusia dan Prancis masih menunda ini dengan taktik mereka yang mengulur waktu. Beri saja mereka tanah yang diduduki. Biarkan mereka melakukan apa yang mereka inginkan di tanah mereka sendiri," ucap Erdogan, seperti dilansir Reuters pada Rabu (14/10/2020).

"Yang perlu Anda lakukan adalah menyelesaikan negosiasi Anda dan menyerahkan tanah kepada pemiliknya," katanya, mengacu pada pembicaraan selama 30 tahun antara pihak yang bertikai dan Kelompok Minsk.

Erdogan di kesempatan yang sama membantah laporan bahwa Turki telah mengerahkan milisi Suriah ke wilayah tersebut, tuduhan yang juga dibantah oleh Baku. ( Baca juga: Etnik Armenia di Lebanon Ikut Terseret Konflik Nagorno-Karabakh )

Sementara itu, sebelumya Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov mengatakan bahwa Moskow tidak setuju dengan posisi Turki dalam konflik Nagorno-Karabakh. Dia juga menuturkan bahwa solusi militer untuk menyelesaikan konflik tersebut tidak dapat diterima.

"Kami tidak setuju dengan posisi yang disuarakan oleh Turki, yang juga beberapa kali diungkapkan oleh Presiden Azerbaijan, Ilham Aliyev. Bukan rahasia bahwa kami tidak dapat menyetujui pernyataan bahwa solusi militer untuk konflik diperbolehkan," ucap Lavrov. ( Baca juga: Turki: Armenia Harus Segera Serahkan Tanah yang Diduduki pada Azerbaijan )
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Kisah Anjing Lucu Curi...
Kisah Anjing Lucu Curi Perhatian selama Piala Dunia 2026, Punya Arti Spesial buat Pemiliknya
Rekomendasi
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN...
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN Gandeng LPDP Kirim Mahasiswa ke China
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
Gen Z Kelompok Paling...
Gen Z Kelompok Paling Rentan, 52% Pekerja Alami Kelelahan Kerja Kronis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved