Amankan Ladang Minyak, AS Bangun Pangkalan Militer Baru di Suriah
Rabu, 14 Oktober 2020 - 00:32 WIB
loading...
A
A
A
Sebelum perang saudara yang didukung asing dimulai pada tahun 2011, Suriah dapat menggunakan sumber daya minyaknya yang sederhana untuk mengamankan energi secara mandiri dan menghasilkan sekitar 20 persen dari pendapatan negara melalui ekspor.
Menunjuk pada sejumlah besar dana yang akan dibutuhkan untuk membangun kembali pasca konflik, Damaskus menuduh Washington sengaja berusaha untuk menghalangi upaya negara itu untuk merekonstruksi apa yang dihancurkan oleh terorisme yang terutama didukung oleh pemerintah AS sendiri.(Baca juga: Suriah: AS Terus Mencuri Minyak Melalui Irak, Kerja Sama dengan Kurdi )
Presiden AS Donald Trump telah berulang kali mengumumkan bahwa Washington akan "menjaga" sumber daya minyak Suriah, meskipun ada kekhawatiran bahwa tindakan tersebut dapat melanggar hukum internasional yang melarang penjarahan. (Baca juga: Heboh, Trump Klaim AS Mengamankan Minyak di Suriah )
Pada Oktober 2019, militer Rusia merilis laporan intelijen terperinci tentang kegiatan penyelundupan minyak AS, menuduh Pentagon, kontraktor swasta, CIA, milisi Kurdi, dan masalah energi Amerika mengirim minyak senilai USD30 juta ke luar negeri setiap bulan.(Baca juga: Rusia Rilis Foto Satelit Bukti AS Selundupkan Minyak Suriah )
Menunjuk pada sejumlah besar dana yang akan dibutuhkan untuk membangun kembali pasca konflik, Damaskus menuduh Washington sengaja berusaha untuk menghalangi upaya negara itu untuk merekonstruksi apa yang dihancurkan oleh terorisme yang terutama didukung oleh pemerintah AS sendiri.(Baca juga: Suriah: AS Terus Mencuri Minyak Melalui Irak, Kerja Sama dengan Kurdi )
Presiden AS Donald Trump telah berulang kali mengumumkan bahwa Washington akan "menjaga" sumber daya minyak Suriah, meskipun ada kekhawatiran bahwa tindakan tersebut dapat melanggar hukum internasional yang melarang penjarahan. (Baca juga: Heboh, Trump Klaim AS Mengamankan Minyak di Suriah )
Pada Oktober 2019, militer Rusia merilis laporan intelijen terperinci tentang kegiatan penyelundupan minyak AS, menuduh Pentagon, kontraktor swasta, CIA, milisi Kurdi, dan masalah energi Amerika mengirim minyak senilai USD30 juta ke luar negeri setiap bulan.(Baca juga: Rusia Rilis Foto Satelit Bukti AS Selundupkan Minyak Suriah )
(ber)
Lihat Juga :