Pamerkan Misil 'Monster', Korut Tidak Ingin Dianggap Remeh

Senin, 12 Oktober 2020 - 11:15 WIB
loading...
Pamerkan Misil Monster,...
Pasukan Korea Utara memberikan hormat saat pengibaran bendera yang disertai pesta kembang api dalam peringatan ulang tahun ke-75 Partai Pekerja di Pyongyang, Sabtu (10/10). Foto/Reuters
A A A
SEOUL - Korea Utara (Korut) kembali menunjukkan posisinya sebagai negara dengan kekuatan nuklir yang bisa menjadi ancaman bagi siapa saja yang melontarkan ancaman.

Korut memamerkan misil jarak jauh untuk pertama kalinya dalam dua tahun terakhir. Misil balistik lintas benua yang diangkut dengan truk 11 ban tersebut merupakan senjata terkuat yang dimiliki Pyongyang. (Baca: Inilah Pintu-pintu Surga untuk Perempuan)

“Misil itu adalah sebuah monster,” kata Deputi Direktur Open Nuclear Network Melissa Hanham dilansir Reuters. Misil itu ditampilkan dalam sebuah parade militer tentara Korut yang dihadiri langsung pemimpin tertinggi Kim Jong-un. Misil lainnya seperti Hwasong-15 merupakan misil jarak jauh yang pernah diuji coba Korut. Selain itu, Korut juga menunjukkan misil balistik yang bisa diluncurkan dari kapal selam.

Para pakar mengungkapkan, misil besar milik Korut didesain memang untuk bisa menargetkan lebih banyak lokasi dan sulit dicegat oleh misil musuh. Michael Elleman, Direktur Non-Proliferation and Nuclear Policy untuk International Institute for Strategic Studies, memperkirakan misil baru Korut itu memiliki beban mencapai 2.000–3.500 kg. Misil baru tersebut memiliki kemampuan lebih dahsyat dibandingkan dengan misil R-16 milik Uni Soviet dan R-26. (Baca juga: Pilkada di Masa Pandemi, Perlu Ada Jaminan dari Penyelenggara Pemilu)

Misil baru itu digunakan untuk menunjukkan pada dunia dan musuh-musuh Korut yang mengabaikan kemampuan Pyongyang. Apalagi misil baru tersebut juga memiliki kekuatan untuk menghantam wilayah Amerika Serikat (AS).

“Korut juga sedang mempersiapkan uji coba misil yang lebih besar,” kata Markus Garlauskas, mantan agen rahasia AS yang bertugas di Korut. “Jika Hwasong-15 mampu mengangkut hulu ledak nuklir super ke wilayah AS, pertanyaan selanjutnya bagaimana dengan misil baru yang lebih besar,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan Riki Ellison, pendiri lembaga nirlaba Missile Defense Advocacy Alliance, bahwa Pyongyang ingin melaksanakan uji coba misil yang lebih besar dalam beberapa bulan mendatang. “Itu juga mengirimkan pesan kepada Joe Biden dan Donald Trump,” katanya. (Baca juga: Dua Sekolah di Solo Gelar Simulasi Pembelajaran Tatap Muka)

Namun demikian, Jenny Town, peneliti di Stimson Center, masih meragukan apakah misil yang ditunjukkan hanya dalam bentuk konseptual atau hanya untuk membohongi publik saja. “Tak mungkin misil itu akan dimasukkan ke sistem tanpa uji coba minimal sekali,” katanya.

Korut menggelar parade militer untuk merayakan ulang tahun ke-75 Partai Pekerja. Parade itu dilaksanakan sebelum fajar pada Sabtu lalu. Namun, tidak ada penjelasan kenapa waktu itu dilaksanakan parade. Tidak ada media asing dan orang asing yang diizinkan menghadiri acara tersebut. Selama parade itu, tidak ada yang mengenakan masker.

“Kita akan memperkuat militer untuk pertahanan diri dan penyerangan,” kata Kim Jong-un dalam sambutannya. Dia juga mengatakan, dirinya berterima kasih karena tidak ada warga Korut yang terinfeksi Covid-19. “Saya berharap kesehatan baik bagi seluruh rakyat di seluruh dunia yang berjuang melawan penyakit dari virus setan itu,” ujarnya. (Lihat videonya: Pengelola Kantor Wajib Patuhi Protokol Kesehatan)

Sebelumnya, publik Korea Selatan (Korsel) memberikan perhatian penuh dengan keselamatan putri mantan Duta Besar Korea Utara (Korut) di Italia, Jo Song-gil, yang membelot. Pasalnya, putri Jo dikabarkan kembali ke Korut sedangkan ayahnya mendapatkan suara di Korsel. (Muh Shamil)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
Korea Utara Bantah Keras...
Korea Utara Bantah Keras Tuduhan AS Soal Ancaman Siber
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Fasilitas Gas Qatar, Korban Berjatuhan
Rekomendasi
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikabulkan Penangguhan Penahannya, Kubu Jokowi Buka Suara
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Berita Terkini
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Infografis
Waspada 8 Gejala Awal...
Waspada 8 Gejala Awal Hipertensi, Jangan Dianggap Sepele
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved