Rusia: 20 Negara Barat Punya Lebih dari 140 Zat Jenis Novichok
Minggu, 11 Oktober 2020 - 13:37 WIB
loading...
A
A
A
Rusia, pada gilirannya, berpendapat bahwa mereka tidak dapat melakukan penyelidikan atas kasus tersebut tanpa bukti bahwa dugaan keracunan memang terjadi. Kemlu Rusia mengingatkan bahwa baik dokter Rusia, yang menyelamatkan nyawa Navalny pada jam-jam penting pertama, maupun dokter Jerman, yang merawatnya lebih lanjut, tidak menemukan jejak keracunan zat saraf. Mereka hanya diduga ditemukan hampir seminggu kemudian oleh militer Jerman, Moskow menambahkan.
Namun, Berlin sejauh ini belum memberikan bukti material yang mendukung narasi peracunan ke Rusia.
Maas menyatakan sebelumnya bahwa jejak 'Novichok' ditemukan dalam darah Navalny dalam urin oleh laboratorium militer Jerman serta fasilitas di Prancis dan Swedia. Namun, tidak satu pun dari temuan ini yang pernah dibagikan dengan Moskow meskipun setidaknya ada empat permintaan kerja sama formal yang diajukan oleh Kantor Kejaksaan Agung Rusia kepada otoritas Jerman.
"Berlin juga enggan untuk membagikan informasi lain terkait kasus ini dengan Moskow," kata kementerian itu.
"Pihak Jerman memiliki sesuatu untuk dijelaskan meskipun keengganannya kuat untuk melakukannya. Alasan awalnya tidak bisa diterima. Mereka tidak meyakinkan,” imbuh Kemlu Rusia.
"Satu-satunya hal yang kami inginkan adalah mendapatkan bantuan hukum, teknis, dan organisasi dalam (kerangka kerja) bilateral Jerman-Rusia serta dengan kerangka kerja OPCW untuk melakukan penyelidikan yang komprehensif dan tidak bias atas kasus Navalny,” kata Kemlu Rusia.
Namun, Berlin sejauh ini belum memberikan bukti material yang mendukung narasi peracunan ke Rusia.
Maas menyatakan sebelumnya bahwa jejak 'Novichok' ditemukan dalam darah Navalny dalam urin oleh laboratorium militer Jerman serta fasilitas di Prancis dan Swedia. Namun, tidak satu pun dari temuan ini yang pernah dibagikan dengan Moskow meskipun setidaknya ada empat permintaan kerja sama formal yang diajukan oleh Kantor Kejaksaan Agung Rusia kepada otoritas Jerman.
"Berlin juga enggan untuk membagikan informasi lain terkait kasus ini dengan Moskow," kata kementerian itu.
"Pihak Jerman memiliki sesuatu untuk dijelaskan meskipun keengganannya kuat untuk melakukannya. Alasan awalnya tidak bisa diterima. Mereka tidak meyakinkan,” imbuh Kemlu Rusia.
"Satu-satunya hal yang kami inginkan adalah mendapatkan bantuan hukum, teknis, dan organisasi dalam (kerangka kerja) bilateral Jerman-Rusia serta dengan kerangka kerja OPCW untuk melakukan penyelidikan yang komprehensif dan tidak bias atas kasus Navalny,” kata Kemlu Rusia.
Lihat Juga :