Bela Hizbullah, Tokoh Amnesty Finlandia: Israel Lebih Buruk

Rabu, 06 Mei 2020 - 15:15 WIB
loading...
Bela Hizbullah, Tokoh...
Fisikawan Finlandia, Syksy Rasanen, yang merupakan anggota Amnesty Finlandia mengatakan, Israel jauh lebih buruk dari Hizbullah, tapi Jerman tidak berbuat apa-apa terhadap Tel Aviv. Foto/Ist
A A A
HELSINKI - Fisikawan Finlandia, Syksy Rasanen, yang merupakan anggota Amnesty Finlandia membela Hizbullah, setelah kelompok itu dimasukan dalam daftar teroris oleh Jerman. Rasanen mengatakan, Israel jauh lebih buruk dari Hizbullah, tapi Jerman tidak berbuat apa-apa terhadap Tel Aviv.

Seperti diketahui, Jerman pekan lalu mengumumkan bahwa mereka menunjukan sayap militer dan politik Hizbullah sebagai organisasi teroris. Berlin kemudian melarang semua kegiatannya di negara itu dan melakukan penggerebekan di lokasi-lokasi yang menurut polisi terkait dengan kelompok itu.

Rasanen, yang juga ketua cabang Finlandia dari Komite Israel Melawan Penghancuran Rumah (ICAHD) yang bertujuan untuk mengakhiri pendudukan dan apartheid Israel, mengatakan bahwa larangan Jerman pada Hizbollah adalah ilustrasi sempurna tentang bagaimana daftar teroris adalah alat dari politik kekuasaan.

Dia mengatakan bahwa Hizbullah dilarang karena menyerukan penghapusan keras Israel dan mempertanyakan hal Israel untuk ada. Sementara itu, jelasnya, pihak-pihak Israel telah menerapkan penghapusan Palestina, bukan hanya menyerukan untuk Itu.

"Likud, Yesh Atid, Shas, Labour dan lain-lain adalah mitra yang dihargai untuk Jerman dan Uni Eropa (UE), bukannya dicap sebagai teroris," kata Rasanen, seperti dilansir Al Arabiya pada Rabu (6/5/2020).

"Juga kelompok pemberontak Suriah, yang tidak hanya menyerukan tetapi berjuang untuk menjatuhkan pemerintah Suriah tidak dicap sebagai teroris oleh UE. Sebaliknya mereka didukung oleh negara-negara Eropa, sejalan dengan kebijakan resmi UE," tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Bukan Hanya Trump, Presiden...
Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Aksi Formula E Berlanjut...
Aksi Formula E Berlanjut ke Sanya, Saksikan Live di VISION+
Berita Terkini
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved