China Marah, Kapal Perang Rudal AS Masuk Laut China Selatan

Sabtu, 10 Oktober 2020 - 05:59 WIB
loading...
A A A
Juru bicara PLA itu mengatakan akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk secara tegas menjaga kedaulatan dan keamanan nasional serta untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan.

Pada Juli lalu, China menuduh AS berlayar melintasi dunia seperti pengganggu setelah dua kapal induk, USS Nimitz dan USS Ronald Reagan, dikirim ke Laut China Selatan untuk unjuk kekuatan.

Beijing mengklaim sebagian besar Laut China Selatan berdasarkan "nine-dash line (sembilan garis putus-putus)", sebuah peta kuno miliknya yang berasal dari tahun 1940-an.

China telah menghabiskan waktu bertahun-tahun membangun pangkalan militer di pulau-pulau buatan di kawasan sengketa tersebut, yang merupakan rumah bagi cadangan minyak dan gas yang berharga dan merupakan jalur air komersial yang penting. (Baca: Pentagon: China Lirik Indonesia Jadi Pangkalan Militernya )

Sementara AS telah melakukan operasi kebebasan navigasi di kawasan tersebut sehingga menimbulkan ketegangan antara kedua negara.

Aksi kapal perang USS John McCain terjadi setelah Menteri Luar Negeri Michael Pompeo mengunjungi Jepang pada hari Selasa untuk menggalang dukungan dari sekutu terdekat Washington di Asia, menyerukan kolaborasi yang lebih dalam melawan pengaruh regional China yang berkembang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
Gugur dalam Serangan...
Gugur dalam Serangan AS-Israel, Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Dimakamkan 9 Juli
Rekomendasi
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Berita Terkini
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved