Virus Corona Menggila, Spanyol Berlakukan Keadaan Darurat di Madrid

Jum'at, 09 Oktober 2020 - 20:18 WIB
loading...
Virus Corona Menggila,...
Spanyol memberlakukan keadaan darurat di Madrid untuk menahan penyebaran virus Corona. Foto/Ilustrasi
A A A
MADRID - Pandemi virus Corona yang menerjang Madrid membuat pemerintah Spanyol memberlakukan keadaan darurat selama 15 hari. Kebijakan itu dilakukan untuk menurunkan tingkat infeksi Covid-19 di Ibu Kota setelah pengadilan membatalkan penguncian (lockdown) parsial yang diberlakukan seminggu lalu.

Spanyol akan memberlakukan pembatasan pergerakan di Ibu Kota Madrid dan sembilan kota terdekat.

Madrid telah berada di tengah-tengah perselisihan politik, dengan otoritas kota yang dikuasai kelompok kanan-tengah menantang tuntutan pemerintah Sosialis.(Baca juga: Perempuan Indonesia Jadi Garda Terdepan Lawan Covid-19 di California )

"Kasus menurun dan keadaan darurat tidak bisa dibenarkan," kata pejabat kota seperti dilansir dari BBC, Jumat (8/10/2020).

Menteri Kesehatan Madrid Enrique Ruiz Escudero menegaskan bahwa langkah-langkah yang sudah ada berhasil dan perintah pemerintah nasional adalah tindakan yang tidak akan dipahami oleh warga Madrid.

Jumat malam lalu, semua pergerakan yang tidak penting masuk dan keluar Madrid dan sembilan kota lainnya dilarang, meskipun ada tentangan dari otoritas lokal.

Ketika pengadilan memenangkan gugatan mereka pada Kamis malam, Perdana Menteri Pedro Sanchez memutuskan untuk bergerak cepat, menjelang liburan akhir pekan, dengan warga Spanyol merayakan hari nasional mereka pada hari Senin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Spanyol Panggil Dubes...
Spanyol Panggil Dubes Israel Terkait Pencegatan Armada Gaza
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Sering Dikritik Spanyol,...
Sering Dikritik Spanyol, AS Ancam Tangguhkan Keanggotaan Negeri Matador di NATO
Investigasi Media: Gereja...
Investigasi Media: Gereja Katolik Spanyol Dilanda Pedofil, 3.084 Orang Jadi Korban
Tegang dengan AS, Negara...
Tegang dengan AS, Negara NATO Ini Merapat ke China
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
SpaceX Pecahkan Rekor...
SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Raup Dana Rp1.335 Triliun
Rekomendasi
Warga Jakarta Bisa Liburan...
Warga Jakarta Bisa Liburan Gratis ke Ancol Akhir Juni, Kuota Terbatas!
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
KPK Sita Dokumen Pengadaan...
KPK Sita Dokumen Pengadaan saat Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Muara Enim
Berita Terkini
Tak Ingin Terus Jadi...
Tak Ingin Terus Jadi Target Rudal Iran, UEA Bayar Rp53 Triliun ke Teheran
Dunia Segara Akan Dengar...
Dunia Segara Akan Dengar Gema Kemenangan Iran
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Infografis
Kemenkes Imbau Masyarakat...
Kemenkes Imbau Masyarakat Waspada, Virus HMPV Merebak di China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved