Israel Larang Warga Palestina ke Kebun Jelang Panen Zaitun

Jum'at, 09 Oktober 2020 - 02:02 WIB
loading...
Israel Larang Warga...
Pria Palestina memetik zaitun saat musim panen pada 16 Oktober 2017. Foto/Apaimages
A A A
TEPI BARAT - Israel dalam beberapa hari terakhir mengeluarkan 63 perintah militer untuk menutup wilayah dan lahan yang ditanami pohon zaitun oleh warga Palestina di lahan seluas 3 km persegi di Tepi Barat.

Penutupan itu dilakukan menjelang musim panen zaitun. Perintah militer itu ditandatangani komandan militer pendudukan di Tepi Barat, yang bertanggal 17 September 2020 dan diberi judul “Penutupan wilayah, mencegah masuk dan tinggal.”

Perintah militer itu dilengkapi peta dan foto udara yang menunjukkan lokasi lahan yang ditargetkan oleh perintah tersebut. Sebagian besar adalah lahan yang ditanami dengan pohon zaitun.

Ketentuan dalam perintah militer itu merintah bahwa masa berlaku kebijakan itu mulai dari tanggal ditandatangani hingga akhir tahun. (Baca Juga: RI pada Vanuatu: Berhenti Sebar Tuduhan Tanpa Fakta Soal Papua!)

Laporan riset yang disiapkan oleh Unit Sistem Informasi Geografis di Pusat Riset Lahan itu menyatakan perintah itu menargetkan lahan yang ditanami pohon zaitun di Hebron, Bethlehem, Ramallah dan Nablus. (Baca Infografis: Azerbaijan Akui Gunakan Drone Turki di Konflik Nagorno-Karabakh)

Menurut unit itu, perintah tersebut menunjukkan bahwa lahan itu dianggap bagian dari tanah milik pemukiman ilegal oleh pasukan pendudukan. (Lihat Video: Paket Sabu dalam Tahu Goreng Ditangkap dari Seorang Wanita)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
Putri Thailand Bajrakitiyabha...
Putri Thailand Bajrakitiyabha Meninggal Dunia usai Koma 3 Tahun
Rekomendasi
Traveloka Gelar Schooliday...
Traveloka Gelar Schooliday Sale, 46% Wisatawan RI Prioritaskan Biaya
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Distributor di Kaltim...
Distributor di Kaltim Ikuti Factory Visit SIG untuk Perkuat Kemitraan
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved