Terpapar Corona, Sejumlah Jenderal AS Lakukan Karantina Mandiri

Rabu, 07 Oktober 2020 - 03:56 WIB
loading...
Terpapar Corona, Sejumlah...
Sejumlah jenderal AS lakukan karantina mandiri setelah terpapar virus Corona. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Jenderal tertinggi Amerika Serikat (AS) , Kepala Staf Gabungan Mark Milley, dan beberapa anggota pemimpin senior Pentagon dikarantina setelah seorang pejabat Penjaga Pantai dinyatakan positif terkena virus Corona .

"Pentagon melakukan pelacakan kontak tambahan dan mengambil tindakan pencegahan yang sesuai untuk melindungi pasukan dan misi, setelah wakil komandan Penjaga Pantai AS, Laksamana Charles Ray, dinyatakan positif pada hari Senin," menurut juru bicara Pentagon Jonathan Hoffman.

Ray berada di Pentagon pada hari Jumat dan baru-baru ini menghadiri beberapa pertemuan di daerah aman dengan anggota Kepala Staf Gabungan lainnya yang merupakan jenderal paling senior militer.(Baca juga: Jubir Trump Positif Covid-19, Gedung Putih Jadi Cluster Corona )

"Kami mengetahui bahwa Wakil Komandan Ray dinyatakan positif Covid-19 dan dia berada di Pentagon minggu lalu untuk pertemuan dengan para pemimpin militer senior lainnya. Beberapa peserta pertemuan termasuk Kepala Dinas lainnya," kata Hoffman dalam sebuah pernyataan.

"Karena sangat berhati-hati, semua kontak dekat potensial dari pertemuan ini dikarantina sendiri dan telah diuji pagi ini. Tidak ada kontak Pentagon yang menunjukkan gejala dan kami tidak memiliki tes positif tambahan untuk dilaporkan saat ini," tambahnya seperti dilansir dari CNN, Rabu (7/10/2020).

Penjaga Pantai juga mengambil tindakan pencegahan setelah Ray dinyatakan positif, mengikuti kebijakan yang ditetapkan untuk COVID, sesuai pedoman CDC, untuk memasukkan karantina dan pelacakan kontak.

"Menurut pedoman CDC, setiap personel Penjaga Pantai yang melakukan kontak dekat juga akan dikarantina. Sesuai dengan kebijakan COVID Penjaga Pantai yang ditetapkan, Laksamana Ray akan dikarantina dari rumah," bunyi pernyataan yang dikeluarkan oleh Penjaga Pantai AS.(Baca juga: Trump Tetap Bandel Lepas Masker di Gedung Putih, Publik Terperanjat )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Dibombardir AS, Tentara...
Dibombardir AS, Tentara Iran Tewas di Pelabuhan Jask
Israel Siapkan Serangan...
Israel Siapkan Serangan Besar ke Iran, Kepala Staf IDF: Bersiaplah!
Rekomendasi
Goal Aksis U-15 dan...
Goal Aksis U-15 dan Akademi Persib U-18 Juara Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026
Febrie Adriansyah Dicegah...
Febrie Adriansyah Dicegah ke Luar Negeri
Pemain Kolombia Jaminton...
Pemain Kolombia Jaminton Campaz Diancam Dibunuh Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Berita Terkini
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
Saling Serang dan Ancam,...
Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
Peta Politik Malaysia...
Peta Politik Malaysia Terus Berubah Warna, PM Anwar Ibrahim Kian Tersudut
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved