Trump Tetap Bandel Lepas Masker di Gedung Putih, Publik Terperanjat

Selasa, 06 Oktober 2020 - 18:01 WIB
loading...
Trump Tetap Bandel Lepas...
Presiden AS Donald Trump melepas masker di Gedung Putih. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menghadapi badai kritik baru karena melepas maskernya saat dia kembali ke Gedung Putih.

Dia juga meminta warga AS tidak takut dengan Covid-19 yang telah menewaskan lebih dari 209.000 orang di AS dan membuatnya harus dirawat di rumah sakit.

Trump tiba di Gedung Putih pada Senin (5/10) dalam tayangan televisi yang menunjukkan dia turun dari helikopternya Marine One sambil mengenakan masker bedah warna putih yang kemudian dia lepas saat dia berdiri tegak, memberi hormat dan melambaikan tangan di South Portico.

“Jangan biarkan ini mendominasi Anda. Jangan takut pada ini,” kata Trump dalam video setelah dia kembali dari rumah sakit militer Walter Reed Medical Center di luar Washington saat dia dirawat untuk penyakit akibat virus corona itu.

“Saya lebih baik, dan mungkin saya imun, saya tidak tahu,” ujar dia dengan latar belakang bendera AS dan Monumen Washington. “Keluar dari sana. Hati-hati.”

Trump dirawat oleh tim dokter militer dan mendapat perawatan eksperimen. Dia berulang kali meremehkan penyakit yang telah merenggut nyawa lebih dari satu juta jiwa di dunia itu.

AS saat ini menjadi negara dengan korban meninggal dunia terbanyak di dunia.

Trump maju dalam dalam pemilu 3 November melawan calon dari Partai Demokrat Joe Biden. Trump berulang kali meremehkan panduan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Dia juga mengabaikan para penasehat medisnya sendiri. Trump juga mengejek Biden saat debat presiden karena memakai masker pada acara itu, meski Biden jaraknya jauh dari orang lain. (Baca Juga: Buang Sampah Nuklir di Aljazair, Prancis Masih Rahasiakan Lokasinya)

Keputusan Trump melepas masker saat naik tangga ke South Portico Gedung Putih dan penegasannya agar warga AS tidak takut penyakit itu, membuat khawatir banyak dokter. (Baca Infografis: Kemenangan Biden Makin Nyata di Pilpres Amerika Serikat)

“Saya terperanjat saat dia mengatakan Covid tidak harus ditakuti. Ini penyakit yang membunuh sekitar seribu orang per hari, telah merudal ekonomi, membuat orang keluar kerja. Ini virus yang harus dihormati dan ditakuti,” papar William Schaffner, profesor penyakit infeksi dan obat preventif di Vanderbilt University Medical Center, Nasville. (Lihat Video: Serikat Buruh Sebutkan Poin-poin UU Cipta Kerja yang Dianggap Merugikan Pekerja)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Iran Dilaporkan Tolak...
Iran Dilaporkan Tolak Mentah-Mentah Proposal Gencatan Senjata AS
Rekomendasi
Punya Usaha di Bangunan...
Punya Usaha di Bangunan Cagar Budaya? Ini Ketentuan Pengurangan PBB-P2 di Jakarta
PWNU Jateng dan Konjen...
PWNU Jateng dan Konjen Tiongkok Jalin Kerja Sama Pendidikan, Gus Rozin Ikuti Jejak Gus Dur
Smartwatch AI, Kala...
Smartwatch AI, Kala Algoritma Mulai Membentuk Cara Kita Menilai Diri
Berita Terkini
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Infografis
Demo Menentang Presiden...
Demo Menentang Presiden AS Donald Trump Digelar di Penjuru Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved