Pria India Cari Istri Cantik, Tinggi, Langsing dan Tak Kecanduan Media Sosial
Selasa, 06 Oktober 2020 - 15:57 WIB
loading...
Ilustrasi pasangan pengantin di India yang menggelar pesta pernikahan. Foto/REUTERS/Amit Dave
A
A
A
NEW DELHI - Sebuah iklan di surat kabar India memicu kehebohan di kalangan pengguna media sosial. Itu adalah iklan seorang pria yang mencari istri yang nyaris sempurna termasuk tidak kecanduan media sosial.
Iklan surat kabar itu dari seorang pengacara berusia 37 tahun yang hanya dikenal dengan nama pendek Chatterjee. Gara-gara iklan itu viral di media sosial, pengacara asal Benggala Barat, India, itujadi sasaran cemoohan dan tertawan banyak orang. (Baca: Gertak Rusia dan China, Kapal Induk Paling Mematikan Inggris Manuver Besar-besaran )
Nitin Sangwan, petugas IAS (Layanan Administrasi India), awalnya membagikan foto iklan cetak tersebut dengan komentar sarkastik. Dia menulis; "Calon pengantin pria/pengantin wanita, harap perhatikan. Kriteria perjodohan sedang berubah."
Dalam iklan tersebut, pria dari desa Kamarpukur tersebut merinci dirinya sebagai pengacara, praktisi yoga dan memiliki mobil sendiri. "Pengantin pria mencari yang cantik, tinggi, dan langsing. Pengantin wanita tidak boleh kecanduan media sosial," bunyi penggalan iklan tersebut seperti dikutip dari Gulf News, Selasa (6/10/2020).
Potongan iklan cetak dibagikan banyak pengguna media sosial dan memicu respons cemoohan dan lucu. Banyak pengguna Twitter mengatakan bahwa meskipun iklan perkawinan dikenal regresif dan seksis, namun yang satu ini pengiklan memiliki permintaan paling konyol di era digital. (Baca juga: Pangeran Arab Saudi Kecam Pemimpin Palestina Penolak Normalisasi UEA-Israel )
Iklan surat kabar itu dari seorang pengacara berusia 37 tahun yang hanya dikenal dengan nama pendek Chatterjee. Gara-gara iklan itu viral di media sosial, pengacara asal Benggala Barat, India, itujadi sasaran cemoohan dan tertawan banyak orang. (Baca: Gertak Rusia dan China, Kapal Induk Paling Mematikan Inggris Manuver Besar-besaran )
Nitin Sangwan, petugas IAS (Layanan Administrasi India), awalnya membagikan foto iklan cetak tersebut dengan komentar sarkastik. Dia menulis; "Calon pengantin pria/pengantin wanita, harap perhatikan. Kriteria perjodohan sedang berubah."
Dalam iklan tersebut, pria dari desa Kamarpukur tersebut merinci dirinya sebagai pengacara, praktisi yoga dan memiliki mobil sendiri. "Pengantin pria mencari yang cantik, tinggi, dan langsing. Pengantin wanita tidak boleh kecanduan media sosial," bunyi penggalan iklan tersebut seperti dikutip dari Gulf News, Selasa (6/10/2020).
Potongan iklan cetak dibagikan banyak pengguna media sosial dan memicu respons cemoohan dan lucu. Banyak pengguna Twitter mengatakan bahwa meskipun iklan perkawinan dikenal regresif dan seksis, namun yang satu ini pengiklan memiliki permintaan paling konyol di era digital. (Baca juga: Pangeran Arab Saudi Kecam Pemimpin Palestina Penolak Normalisasi UEA-Israel )
Lihat Juga :