Paksakan Bekerja Meski Belum Pulih, Trump Tampak Kesulitan Bernapas

Selasa, 06 Oktober 2020 - 14:45 WIB
loading...
Paksakan Bekerja Meski...
Muncul sebuah video di media sosial yang menunjukan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump kesulitan untuk bernafas. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Muncul sebuah video di media sosial yang menunjukan Presiden Amerika Serikat (AS) , Donald Trump kesulitan untuk bernafas. Trump memang memaksakan bekerja kembali meski dia belum sepenuhnya pulih dari Covid-19.

Dalam video yang diunggah oleh akun @brenonade, seperti dilihat Sindonews pada Selasa (6/10/2020), Trump terlihat mencoba menarik napas panjang dan kemudian terengah-engah. Selain itu, wajah Trump menunjukan bahwa dia sedang berusaha menahan sesak. (Baca juga: Viral! Aksi Anggota Dewan Mengamuk dan Tantang Ketua DPRD Konawe Selatan saat Rapat )

Video tersebut tampaknya adalah dibelakang layar dari video yang diunggah Trump di akun Twitternya. Di mana, Trump mengucapkan terima kasih kepada pekerja medis yang telah merawatnya dan juga mengatakan dia lebih paham mengenai Covid-19 saat itu.

Seperti diketahui, Trump telah meninggalkan Walter Reed National Military Medical Center pada Senin sore waktu setempat, atau Selasa pagi waktu Indonesia barat. ( Baca juga: Trump Tinggalkan RS usai Dirawat karena Covid-19, Demokrat Mengecamnya )

Trump keluar dari pintu RS pada pukul 06.40 waktu setempat pada hari Senin dan berjalan ke iring-iringan mobil yang telah menunggu. Helikopter Marine One membawa presiden kembali ke Gedung Putih, di mana dia diharapkan untuk melanjutkan pemulihannya.

Sesaat sebelum meninggalkan fasilitas RS, Trump men-tweet bahwa dia akan segera kembali ke jalur kampanye. ( Baca juga: Jubir Trump Ikut Terpapar COVID-19, Gedung Putih Jadi Cluster Corona )

(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Perang Semakin Sengit,...
Perang Semakin Sengit, Inggris Mulai Tarik Staf Kedubes dari Iran
Rekomendasi
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved