Demonstran Krygyzstan Mengamuk, Rebut Gedung Parlemen

Selasa, 06 Oktober 2020 - 11:37 WIB
loading...
Demonstran Krygyzstan...
Pasukan polisi bentrok dengan massa demonstran di Bishkek, Kyrgyzstan, 5 Oktober 2020. Foto/REUTERS/Vladimir Pirogov
A A A
BISHKEK - Demonstran anti-pemerintah di Kyrgyzstan mengamuk di jalan-jalan setelah menentang hasil pemilihan parlemen. Massad merebut kompleks Gedung Putih yang menampung parlemen dan administrasi kepresidenan negara tersebut pada Selasa (6/10/2020).

Foto-foto yang diterbitkan oleh layanan Radio Free Europe Kyrgyzstan menunjukkan pengunjuk rasa berjalan di sekitar gedung utama pemerintah negara tersebut. Beberapa media lokal juga melaporkan penyitaan kompleks Gedung Putih. Ada juga laporan pembakaran gedung. (Baca: Demonstran Serbu Penjara, Bebaskan Mantan Presiden Kyrgyzstan yang Korupsi )

Seorang saksi mata yang mengambil bagian dalam penyitaan gedung, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, mengatakan kepada AFP bahwa pengunjuk rasa dari 2.000 massa yang kuat mendobrak gerbang gedung.

"Tidak ada yang berusaha melindungi saat kerumunan masuk," kata saksi mata itu.

"Kami berhenti, menyanyikan lagu kebangsaan dan memasuki gedung tanpa ada perlawanan," katanya lagi, yang menambahkan bahwa hanya ada staf teknis di dalam gedung yang segera mengosongkan tempat itu.

Penyerbuan gedung itu menyusul bentrokan berjam-jam antara polisi dan pengunjuk rasa setelah demonstrasi yang diselenggarakan oleh partai-partai yang gagal memenangkan kursi di parlemen yang beranggotakan 120 orang setelah pemilihan parlemen hari Minggu.

Otoritas kesehatan mengatakan setidaknya 120 orang, setengah dari mereka adalah penegak hukum, dirawat di rumah sakit karena cedera akibat kekerasan. (Baca: Dramatis, Pasukan Khusus Hendak Tangkap Eks Presiden Kyrgyzstan )

Seorang pemimpin oposisi dan anggota parlemen, Janar Akayev, mengalami cedera di kaki akibat terkena tembakan peluru karet.

Dia berkampanye untuk partai Ata-Meken, salah satu dari beberapa partai terkenal yang gagal memenangkan kursi dalam pemilihan parlemen hari Minggu, yang membuat dua partai yang dekat dengan Presiden Sooronbai Jeenbekov mendominasi penghitungan awal.

Kantor Jeenbekov tidak dapat dijangkau massa, meski para pengunjuk rasa merayakan perebutan gedung yang dikenal sebagai Gedung Putih tersebut. Salah satu foto menunjukkan seorang pria sedang menendang potret presiden. (Baca juga: Azerbaijan: Jika Ingin Gencatan Senjata, Armenia Harus Minta Maaf )

Jeenbekov mengatakan pada hari Senin bahwa dia akan bertemu dengan 16 partai yang bersaing dalam pemungutan suara pada Selasa pagi dalam apa yang tampaknya merupakan upaya untuk meredakan ketegangan atas sengketa pemilihan parlemen.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
2 Anggota DPR Amerika...
2 Anggota DPR Amerika Serikat Mundur karena Skandal Seks
Unjuk Rasa di DPR, Massa...
Unjuk Rasa di DPR, Massa HMI Bawa Boneka Jelangkung
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Ini Alasan Jepang Naikkan...
Ini Alasan Jepang Naikkan Biaya Visa Masuk hingga 5 Kali Lipat
Rekomendasi
Portugal Difavoritkan,...
Portugal Difavoritkan, Ronaldo Dituntut Pecah Telur
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Setekah Perang Sengit,...
Setekah Perang Sengit, Rusia Akhirnya Rebut New York dari Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved