Kamboja Hancurkan Fasilitas Militer Buatan AS, Bantah Akan Digunakan China

Senin, 05 Oktober 2020 - 14:00 WIB
loading...
A A A
Dugaan tentang Angkatan Laut China akan beroperasi di Pangkalan Angkatan Laut Ream pertama kali dilaporkan The Wall Street Journal pada Juli 2019.

Dilaporkan bahwa kesepakatan rahasia telah dicapai antara kedua negara agar China menggunakan pangkalan itu. Laporan itu dibantah keras oleh kedua negara.

"Pakta—ditandatangani musim semi ini tetapi tidak diungkapkan oleh kedua belah pihak— memberi China hak eksklusif untuk menjadi bagian dari instalasi Angkatan Laut Kamboja di Teluk Thailand, tidak jauh dari bandara besar yang sekarang sedang dibangun oleh sebuah perusahaan China," bunyi laporan The Wall Street Journal.

Laporan media Amerika itu juga mengatakan kesepakatan itu akan memungkinkan militer China ditempatkan di pangkalan tersebut selama 30 tahun dan memungkinkan militer Beijing untuk menempatkan pasukan, menyimpan senjata, dan menempatkan kapal perang.

Wakil presiden AS Mike Pence juga telah mengirim surat kepada Perdana Menteri Kamboja Hun Sen, yang meningkatkan kekhawatiran atas berita bahwa ada pangkalan Angkatan Laut China di negara itu.

Hun Sen menolak klaim tersebut tetapi mengatakan mereka membutuhkan dukungan keuangan dari China.

"Tapi jika Anda ingin mendukung kami, kami akan menyambut bantuan Anda juga. Pangkalan Angkatan Laut Ream menyambut kapal dari negara mana pun untuk berlabuh dan kami juga menyambut negara mana pun untuk melakukan latihan militer bersama dengan kami, tidak hanya dengan China," katanya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Serukan Hancurkan Seluruh...
Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa
Rekomendasi
KSP: MBG Terus Berlanjut,...
KSP: MBG Terus Berlanjut, Tata Kelola dan Pengawasan Diperkuat
Puasa Tasua dan Asyura,...
Puasa Tasua dan Asyura, Mana yang Lebih Utama?
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Berita Terkini
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved