Jejak Kaki Manusia Berusia 120 Ribu Tahun Ditemukan di Arab Saudi

Senin, 05 Oktober 2020 - 04:55 WIB
loading...
Jejak Kaki Manusia Berusia...
Jejak kaki manusia berusia 120 ribu tahun yang ditemukan di Arab Saudi. FOTO/Sky News
A A A
RIYADH - Sepasang jejak kaki berumur 120 ribu tahun milik manusia telah ditemukan di Arab Saudi. Kumpulan tujuh jejak kaki manusia, ditemukan di sekitar danau kering kuno di wilayah utara Tabuk, adalah bukti manusia paling awal di jazirah Arab.

Para ahli percaya itu adalah jejak kaki setidaknya dua orang, dan mengatakan mereka dapat membantu memahami rute yang diambil manusia keluar dari Afrika.

(Baca: Tulang Belulang Raksasa Berceceran, Arkeologi Temukan Sarang Gajah Purba )

"Penelitian baru menunjukkan rute pedalaman, mengikuti danau dan sungai, mungkin sangat penting bagi manusia meninggalkan benua itu," ucap Mathew Stewart dari Institut Max Planck untuk Ekologi Kimia, seperti dilansir Sky News.

"Jejak kaki adalah bentuk unik dari bukti fosil yang memberikan gambaran dalam waktu, biasanya mewakili beberapa jam atau hari, resolusi yang cenderung tidak kita dapatkan dari catatan lain," sambungnya.

Para peneliti berpikir jejak kaki itu milik manusia modern, berdasarkan perawakan dan massa yang disimpulkan dari mereka, bukan Neanderthal, yang tidak diketahui berada di wilayah tersebut pada saat itu.

"Kami tahu bahwa manusia mengunjungi danau ini pada saat yang sama hewan-hewan ini dan luar biasa untuk daerah tersebut, tidak ada peralatan batu. Tampaknya orang-orang ini mengunjungi danau untuk sumber air dan hanya untuk mencari makan pada saat yang sama dengan hewan," ujarnya.

Selain jejak kaki manusia, ditemukan pula jejak kaki gajah dan hewan lain, serta 233 fosil. Saat itu, jazirah Arab terdiri dari gurun luas yang tidak akan dapat dihuni oleh manusia purba dan hewan yang mereka buru.

Namun, selama dekade terakhir, para peneliti telah menemukan bahwa daerah tersebut mengalami kondisi yang jauh lebih hijau dan lembab karena variasi alami dalam iklim.

(Baca: Banyak Kawin Silang, Gen Manusia Purba Afrika Paling Rumit )

"Pada waktu-waktu tertentu di masa lalu, gurun yang mendominasi bagian dalam semenanjung berubah menjadi padang rumput yang luas dengan danau dan sungai air tawar permanen," ungkap Richard Clark-Wilson, dari Royal Holloway, Universitas London.

Sementara itu, Michael Petraglia, dari Max Planck Institute untuk Ilmu Sejarah Manusia, mengatakan kehadiran hewan besar seperti gajah dan kuda nil, bersama dengan padang rumput terbuka dan sumber daya air yang besar, mungkin telah membuat Arabia utara menjadi tempat yang sangat menarik bagi manusia yang bergerak di antara Afrika dan Eurasia.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Raksasa Teknologi Oracle...
Raksasa Teknologi Oracle PHK 21.000 Karyawan usai Fokus Bisnis Beralih ke AI
Rekomendasi
60 Ribu Guru Dipanggil...
60 Ribu Guru Dipanggil PPG 2026 Tahap 2, Ini Tahapan dan Dokumen yang Wajib Disiapkan
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
Besok Hari Asyura, Ini...
Besok Hari Asyura, Ini Doa yang Dianjurkan dan Mulai Diamalkan Malam Ini!
Berita Terkini
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
Infografis
Pertemuan Putin dan...
Pertemuan Putin dan Trump Digelar Bulan Ini di Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved