Tunggu Hasil Pemilu AS, Sudan dan Oman Tunda Normalisasi dengan Israel

Minggu, 04 Oktober 2020 - 00:01 WIB
loading...
Tunggu Hasil Pemilu...
Deputi Kepala Negara Sudan Jenderal Mohamed Hamdan Daglo. Foto/The National
A A A
KHARTOUM - Surat kabar Israel melaporkan bahwa Sudan dan Oman telah menunda normalisasi hubungan dengan Israel hingga setelah pemilu Amerika Serikat (AS).

Surat kabar Maariv mengungkapkan bahwa dua negara Arab itu tidak akan menawarkan hadiah berharga mereka pada Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu sebelum pemilu AS.

Menurut Maariv, Duta Besar (Dubes) Uni Emirat Arab (UEA) untuk Washington Yousef Al-Otaiba mengonfirmasi bahwa Sudan dan Oman tidak terburu-buru menuju hubungan diplomatik dengan Israel.

Ini muncul meski berulang kali pernyataan optimistis Israel tentang kemungkinan kesepakatan normalisasi dapat tercapai dengan negara-negara itu.

Sementara itu, reporter Maariv, Gideon Kotz mengklaim bahwa pidato menteri luar negeri (menlu) Oman di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melemahkan antusiasme Israel terkait normalisasi.

Saat pidato di Sidang Umum PBB, menlu Oman menegaskan kembali hak Palestina memiliki negara merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.

Adapun, Deputi Kepala Negara Sudan Jenderal Mohamed Hamdan Daglo atau Hemedti menyatakan negaranya berupaya membangun hubungan dengan Israel dan tidak takut dengan siapa pun terkait itu. (Baca Juga: Trump Positif Covid-19, 'Pesawat Kiamat' AS Berkeliaran di Washington)

“Kami tidak takut siapa pun. Tapi itu akan dibalas, bukan normalisasi,” kata dia tanpa menjelaskan lebih lanjut. (Baca Infografis: Trump Positif Covid-19, Ini Politisi Dunia yang Pernah Terinfeksi Corona)

“Ini benar, masalah Palestina itu penting dan kami akan berdiri bersama rakyat Palestina. Kami tidak bicara tentang normalisasi. Kami bicara tentang hubungan. Dan hubungan itu dari apa yang kami akan untung. Ini akan dilakukan dengan konsultasi semua partai,” papar dia. (Lihat Video: Belasan Pelajar Pelaku Tawuran Cuci Kaki Ibunya di Polsek Palmerah)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Jujur Saja, Kita Menyerah'
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Dominasi Pizza Hut Memudar...
Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun
Rekomendasi
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved