Arab Saudi Keluarkan 108.041 Izin Umrah, Warga 3 Negara Ini Dilarang Masuk
Sabtu, 03 Oktober 2020 - 15:53 WIB
loading...
A
A
A
Presidensi Umum Urusan Dua Masjid Suci mengatakan kepada Arab News, Sabtu (3/10/2020), bahwa beberapa skenario telah diadopsi untuk mengatur pergerakan jamaah di dalam Masjidil Haram selama musim umrah yang luar biasa tahun ini.
Skenario pertama, jamaah umrah akan melakukan ritual umrah secara spiral, dari luar hingga dalam Masjidil Haram, dan pada skenario kedua jemaah akan dibagi menjadi kelompok yang terdiri dari 50 orang didampingi oleh pengawas. (Baca juga: Bertahap, Arab Saudi Kembali Izinkan Umrah Mulai 4 Oktober 2020 )
Kementerian Haji dan Umrah mengatakan tahap pertama akan berjalan selama 13 hari, dan pada tahap kedua akan dikeluarkan izin untuk salat di Masjidil Haram dan Kamar Suci Nabi, sedangkan pada tahap ketiga umat Islam dari luar Kerajaan akan diizinkan untuk melakukan umrah.
Presidensi menekankan kesiapan Masjidil Haram untuk menerima jamaah—rencana integral dikembangkan untuk musim umrah ini untuk melayani jamaah dan memastikan keselamatan mereka.
Kesiapan itu disampaikan dalam konferensi pers jarak jauh yang diadakan baru-baru ini oleh Presidensi Urusan Dua Masjid Suci, di mana wakil presiden urusan administrasi dan keuangan, Dr Saad bin Mohammed Al-Mohaimeed, mengatakan bahwa presidensi telah merekrut lebih dari 1.000 karyawan untuk menindaklanjuti para jamaah di Masjidil Haram.
Skenario pertama, jamaah umrah akan melakukan ritual umrah secara spiral, dari luar hingga dalam Masjidil Haram, dan pada skenario kedua jemaah akan dibagi menjadi kelompok yang terdiri dari 50 orang didampingi oleh pengawas. (Baca juga: Bertahap, Arab Saudi Kembali Izinkan Umrah Mulai 4 Oktober 2020 )
Kementerian Haji dan Umrah mengatakan tahap pertama akan berjalan selama 13 hari, dan pada tahap kedua akan dikeluarkan izin untuk salat di Masjidil Haram dan Kamar Suci Nabi, sedangkan pada tahap ketiga umat Islam dari luar Kerajaan akan diizinkan untuk melakukan umrah.
Presidensi menekankan kesiapan Masjidil Haram untuk menerima jamaah—rencana integral dikembangkan untuk musim umrah ini untuk melayani jamaah dan memastikan keselamatan mereka.
Kesiapan itu disampaikan dalam konferensi pers jarak jauh yang diadakan baru-baru ini oleh Presidensi Urusan Dua Masjid Suci, di mana wakil presiden urusan administrasi dan keuangan, Dr Saad bin Mohammed Al-Mohaimeed, mengatakan bahwa presidensi telah merekrut lebih dari 1.000 karyawan untuk menindaklanjuti para jamaah di Masjidil Haram.
Lihat Juga :