Perang Berkecamuk, Armenia Klaim Tewaskan 540 Tentara Azerbaijan dalam 24 Jam
Sabtu, 03 Oktober 2020 - 10:44 WIB
loading...
A
A
A
“Data intelijen menunjukkan bahwa kerugian Azerbaijan sudah melebihi 3.000 prajurit. Kebanyakan mayat tetap berada di zona netral, dan tidak ada yang dilakukan untuk mengangkut mereka,” tulis Vagram Pogosyan di halaman Facebook-nya hari Sabtu.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Prancis merekomendasikan warganya untuk membatasi perjalanan ke Armenia karena meningkatnya ketegangan di Nagorno-Karabakh yang dilanda konflik.
“Bentrokan di Nagorno-Karabakh sedang berlangsung. Wilayah Armenia yang berbatasan dengan perbatasan Azerbaijan dipenuhi dengan artileri dan kendaraan udara tak berawak dari waktu ke waktu. Karena itu, perjalanan ke Armenia perlu dibatasi hanya untuk yang dilakukan karena kebutuhan mendesak, serta sangat meminimalkan pergerakan di Armenia," kata Kementerian Luar Negeri dalam sebuah pernyataan pada Jumat malam. (Baca juga: Netanyahu dan Erdogan Jadi Sekutu dalam Perang Armenia vs Azerbaijan? )
Perwakilan komunitas Prancis di Armenia disarankan untuk mengikuti instruksi dari otoritas negara, serta Kedutaan Besar Prancis.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Prancis merekomendasikan warganya untuk membatasi perjalanan ke Armenia karena meningkatnya ketegangan di Nagorno-Karabakh yang dilanda konflik.
“Bentrokan di Nagorno-Karabakh sedang berlangsung. Wilayah Armenia yang berbatasan dengan perbatasan Azerbaijan dipenuhi dengan artileri dan kendaraan udara tak berawak dari waktu ke waktu. Karena itu, perjalanan ke Armenia perlu dibatasi hanya untuk yang dilakukan karena kebutuhan mendesak, serta sangat meminimalkan pergerakan di Armenia," kata Kementerian Luar Negeri dalam sebuah pernyataan pada Jumat malam. (Baca juga: Netanyahu dan Erdogan Jadi Sekutu dalam Perang Armenia vs Azerbaijan? )
Perwakilan komunitas Prancis di Armenia disarankan untuk mengikuti instruksi dari otoritas negara, serta Kedutaan Besar Prancis.
(min)
Lihat Juga :