Serangan Roket Hantam Pangkalan Koalisi AS di Irak

Jum'at, 02 Oktober 2020 - 04:37 WIB
loading...
A A A
Ia mengatakan bahwa serangan baru-baru ini dimaksudkan untuk mempermalukan pemerintah dan mencegahnya menjaga ketertiban terhadap milisi yang tidak dapat diatur, serta untuk mengisolasi Irak dari komunitas internasional dengan mendorong kedutaan dan organisasi internasional untuk meninggalkan negara itu. Serangan ini, katanya, akan memungkinkan milisi untuk merebut kekuasaan. Tapi dia berjanji untuk melindungi target asing dari serangan milisi.(Baca juga: Rudal Katyusha Hantam Perusahaan Keamanan Inggris di Baghdad )

Sementara itu Menteri Luar Negeri Irak Fuad Hussein mengatakan peringatan AS bahwa Washington mungkin mengevakuasi kedutaan besarnya di Baghdad adalah sebuah kesalahan dan datang pada saat yang buruk. Media Irak memperingatkan bahwa milisi Syiah mungkin mencoba menyerang Zona Hijau di Baghdad tengah, tempat kompleks Kedutaan Besar AS berada, seperti yang mereka lakukan pada Oktober 2019.

"Iran mengirim pesan kepada Perdana Menteri Irak Kadhimi bahwa dia tidak dapat melindungi kedutaan asing atau target keamanan tanpa bantuan (Teheran) dan juga memperingatkan pemerintah asing bahwa kedutaan mereka dapat diserang di Kurdistan, juga, jika mereka pindah ke sana dari Baghdad," ujar Analis Irak Bassem Hussein.(Baca juga: Terus Jadi Target Serangan, AS Ancam Tutup Kedubesnya di Baghdad )

Komandan milisi Syiah Irak Hadi al-Ameri baru-baru ini memperingatkan bahwa pasukannya berencana untuk menyerbu kompleks kedutaan AS di Baghdad. Para pemimpin Syiah pro-Iran lainnya mengancam akan menyandera kedutaan, sebuah operasi yang mirip dengan pengambilalihan kedutaan AS di Teheran pada 1979.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Trump Sesumbar AS Menang...
Trump Sesumbar AS Menang Besar di Iran
Saham SpaceX Anjlok,...
Saham SpaceX Anjlok, Kekayaan Elon Musk Menyusut Jadi Rp15 Kuadriliun
Rekomendasi
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
Misteri Brankas Rahasia:...
Misteri Brankas Rahasia: Mengapa Banyak Negara Pilih Simpan Cadangan Emasnya di Luar Negeri?
PTUN Tolak Gugatan PLK,...
PTUN Tolak Gugatan PLK, Dedi Mulyadi Menilai Keputusan Hakim Sudah Tepat
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved