Hilang 2 Tahun, Perempuan Ini Ditemukan Hidup Mengapung di Laut
Rabu, 30 September 2020 - 16:06 WIB
loading...
Angelica Gaitan, 46, perempuan yang hilang dari keluarganya selama 2 tahun ditemukan masih hidup mengapung di laut di lepas pantai Kolombia. Foto/Rolando Visbal Lux/Newsflash
A
A
A
PUERTO - Seorang perempuan yang telah hilang dari keluarganya selama dua tahun ditemukan masih hidup dan mengapung di laut. Dia temukan para nelayan yang dibuat kebingungan.
Angelica Gaitan, 46, ditemukan tidak sadarkan diri dan menderita hipotermia di lepas pantai Kolombia.(Baca juga : Biden pada Trump: Inshallah Kita Akan Lihat Pajak Anda )
Dia ditemukan oleh nelayan Rolando Visbal Lux dan seorang temannya yang belayar 1,9 km dari kota Puerto, Kolombia, sekitar pukul 06.00 pagi pada hari Sabtu pekan lalu. (Baca: Jet Tempur Siluman F-35B AS Tabrakan dengan Pesawat Tanker di Udara )
Kata-kata pertamanya setelah diselamatkan adalah; "Saya dilahirkan kembali, Tuhan tidak ingin saya mati."
Dia dibawa ke darat di mana penduduk setempat merawatnya sebelum dia dibawa ke rumah sakit.
Angelica kemudian dipertemukan kembali dengan keluarganya saat dia memberi tahu penyelidik polisi apa yang terjadi padanya sejak menghilang dua tahun lalu.
Selama berada di laut, dia tetap mengapung selama delapan jam ketika hiu mengelilinginya, saat dia terkadang hilang kesadaran.
Tapi kemudian dengan waktu mulai habis, dia mengalami keberuntungan ketika dia ditemukan oleh seorang nelayan yang awalnya mengira dia adalah batang kayu. Angelica melambaikan tangannya untuk memanggil bantuan yang membuat nelayan itu yakin bahwa yang dilihatnya adalah manusia. (Baca: Media China Sentil Indonesia karena Menentang Klaim China di Laut China Selatan )
Rekaman video yang dramatis menunjukkan saat Rolando dan seorang teman yang hanya dikenal sebagai Gustavo bertemu dengan Angelica, yang tampak sama sekali tidak responsif.
Rolando memberi tahu Radio Caracol Kolombia bahwa mereka hampir tidak jadi pergi memancing hari itu setelah ada masalah dengan mesin kapalnya. Masalah itu telah menunda pelayarannya pada hari sebelumnya.
"Jika kami tidak mengalami masalah dengan busi pada hari Jumat, kami akan pergi memancing hari itu dan wanita itu akan mati di laut," katanya.
“Gustavo memperingatkan saya untuk berhati-hati dengan bagasi dan saya mulai berbelok sekitar 15 derajat ke kanan, kemudian saya terkejut ketika bagasi itu bergerak. Saya pikir itu adalah sesuatu yang supernatural," paparnya. (Baca: Armenia Kerahkan S-300 Rusia, Azerbaijan Bersumpah Menghancurkannya )
Video tersebut menunjukkan Angelica diseret ke arah perahu dengan sebuah pengapung yang dilemparkan para nelayan itu kepadanya.
Angelica Gaitan, 46, ditemukan tidak sadarkan diri dan menderita hipotermia di lepas pantai Kolombia.(Baca juga : Biden pada Trump: Inshallah Kita Akan Lihat Pajak Anda )
Dia ditemukan oleh nelayan Rolando Visbal Lux dan seorang temannya yang belayar 1,9 km dari kota Puerto, Kolombia, sekitar pukul 06.00 pagi pada hari Sabtu pekan lalu. (Baca: Jet Tempur Siluman F-35B AS Tabrakan dengan Pesawat Tanker di Udara )
Kata-kata pertamanya setelah diselamatkan adalah; "Saya dilahirkan kembali, Tuhan tidak ingin saya mati."
Dia dibawa ke darat di mana penduduk setempat merawatnya sebelum dia dibawa ke rumah sakit.
Angelica kemudian dipertemukan kembali dengan keluarganya saat dia memberi tahu penyelidik polisi apa yang terjadi padanya sejak menghilang dua tahun lalu.
Selama berada di laut, dia tetap mengapung selama delapan jam ketika hiu mengelilinginya, saat dia terkadang hilang kesadaran.
Tapi kemudian dengan waktu mulai habis, dia mengalami keberuntungan ketika dia ditemukan oleh seorang nelayan yang awalnya mengira dia adalah batang kayu. Angelica melambaikan tangannya untuk memanggil bantuan yang membuat nelayan itu yakin bahwa yang dilihatnya adalah manusia. (Baca: Media China Sentil Indonesia karena Menentang Klaim China di Laut China Selatan )
Rekaman video yang dramatis menunjukkan saat Rolando dan seorang teman yang hanya dikenal sebagai Gustavo bertemu dengan Angelica, yang tampak sama sekali tidak responsif.
Rolando memberi tahu Radio Caracol Kolombia bahwa mereka hampir tidak jadi pergi memancing hari itu setelah ada masalah dengan mesin kapalnya. Masalah itu telah menunda pelayarannya pada hari sebelumnya.
"Jika kami tidak mengalami masalah dengan busi pada hari Jumat, kami akan pergi memancing hari itu dan wanita itu akan mati di laut," katanya.
“Gustavo memperingatkan saya untuk berhati-hati dengan bagasi dan saya mulai berbelok sekitar 15 derajat ke kanan, kemudian saya terkejut ketika bagasi itu bergerak. Saya pikir itu adalah sesuatu yang supernatural," paparnya. (Baca: Armenia Kerahkan S-300 Rusia, Azerbaijan Bersumpah Menghancurkannya )
Video tersebut menunjukkan Angelica diseret ke arah perahu dengan sebuah pengapung yang dilemparkan para nelayan itu kepadanya.
Lihat Juga :