Azerbaijan Bantah Turki Kerahkan Milisi Suriah ke Nagorno-Karabakh

Senin, 28 September 2020 - 22:25 WIB
loading...
Azerbaijan Bantah Turki...
Azerbaijan membantah bahwa Turki mengerahkan milisi dari Suriah ke wilayah Nagorno-Karabakh untuk membantu Baku. Foto/Ist
A A A
BAKU - Azerbaijan membantah bahwa Turki mengerahkan milisi dari Suriah ke wilayah Nagorno-Karabakh untuk membantu Baku. Tudingan bahwa Turki kirimkan milisi Suriah ke wilayah tersebut disampaikan Duta Besar Armenia untuk Rusia, Vardan Toghanyan.

Toghanyan, dalam sebuah wawancara dengan media Rusia mengatakan bahwa Turki telah mengirim sekitar 4.000 milisi dari Suriah utara ke Azerbaijan di tengah pertempuran memperebutkan wilayah Nagorno-Karabakh.

Dalam wawancara tersebut, Toghanyan mengatakan bahwa milisi akan mengambil bagian dalam pertempuran di Nagorno-Karabakh, dengan tujuan untuk membantu Azerbaijan merebut kembali wilayah tersebut. ( Baca juga: Perang Armenia dengan Azerbaijan, Ini Perbandingan Kekuatan Militernya )

"Desas-desus tentang militan dari Suriah yang diduga dikirim kembali ke Azerbaijan adalah provokasi lain oleh pihak Armenia dan omong kosong," ucap Khikmet Gadzhiev, seorang asisten Presiden Azerbaijan, Ilham Aliyev, seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (28/9/2020).

Sementara itu, sebelumnya Majelis Nasional Azerbaijan mengumumkan keadaan perang di beberapa kota dan wilayahnya. ( Baca juga: PM Armenia Peringatkan Turki Tidak Terlibat Konflik Nagorno-Karabakh )

Majelis Nasioanl Azerbaijan mengeluarkan suatu aturan yang secara parsial dan sementara waktu membatasi hak konstitusional dan hak milik serta kebebasan warga Azerbaijan dan orang asing di negara itu selama situasi perang terus berlanjut.

Berdasarkan keputusan tersebut jam malam juga dapat diterapkan pada waktu-waktu tertentu di beberapa daerah.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.450 Orang Tewas, 774 Gedung Ambruk
Rekomendasi
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Puluhan Ojol Gelar Aksi di Luar Pengadilan
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR Setujui 7 Anggota Komisi Informasi Pusat 2026-2030, Ini Daftarnya
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
Berita Terkini
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved