Mediterania Timur Tegang, Produk Senjata Prancis Laris Manis
Minggu, 27 September 2020 - 06:06 WIB
loading...
A
A
A
Kesepakatan ini akan mencegah Turki membangun superioritas udara di atas Laut Aegean, atau bagian wilayah di Mediterania Timur.
Republik Siprus juga mencapai kesepakatan senjata dengan Prancis senilai USD262 juta untuk sistem pertahanan udara jarak dekat Mistral dan rudal anti-kapal Exocet.
Kesepakatan ini tidak sebanding dengan yang dibuat antara Prancis dan Mesir yang sudah menjadi lawan utama Turki sejak Presiden Mesir Abdel Fattah Al-Sisi berkuasa melalui kudeta militer pada Juli 2013. (Baca Juga: Nenek di India Masuk 100 Tokoh Paling Berpengaruh Majalah Time)
“Di bawah Sisi, Mesir dengan cepat menjadi klien senjata Prancis bernilai miliaran euro. Negaranya yang pertama membeli jet Rafale, bersama empat corvette Gowind, satu frigate FREEM dan dua kapal serbu amphibi kelas Mistral,” tulis Iddon di Forbes. (Baca Infografis: Macron-Rusia: Beri Kami Jawaban atau Tanggung Akibat)
“Selama konflik wilayah dan ketegangan antara negara-negara itu dan Turki tetap tak terselesaikan, Prancis tidak kekurangan klien senjata di Mediterania Timur dalam waktu dekat,” papar Iddon. (Lihat Video: Sepeda Kayu dari Limbah Kayu Pinus)
Republik Siprus juga mencapai kesepakatan senjata dengan Prancis senilai USD262 juta untuk sistem pertahanan udara jarak dekat Mistral dan rudal anti-kapal Exocet.
Kesepakatan ini tidak sebanding dengan yang dibuat antara Prancis dan Mesir yang sudah menjadi lawan utama Turki sejak Presiden Mesir Abdel Fattah Al-Sisi berkuasa melalui kudeta militer pada Juli 2013. (Baca Juga: Nenek di India Masuk 100 Tokoh Paling Berpengaruh Majalah Time)
“Di bawah Sisi, Mesir dengan cepat menjadi klien senjata Prancis bernilai miliaran euro. Negaranya yang pertama membeli jet Rafale, bersama empat corvette Gowind, satu frigate FREEM dan dua kapal serbu amphibi kelas Mistral,” tulis Iddon di Forbes. (Baca Infografis: Macron-Rusia: Beri Kami Jawaban atau Tanggung Akibat)
“Selama konflik wilayah dan ketegangan antara negara-negara itu dan Turki tetap tak terselesaikan, Prancis tidak kekurangan klien senjata di Mediterania Timur dalam waktu dekat,” papar Iddon. (Lihat Video: Sepeda Kayu dari Limbah Kayu Pinus)
(sya)
Lihat Juga :