Upaya Penyelamatan Berakhir, 350 Paus yang Mati Mulai Dibuang ke Laut

Sabtu, 26 September 2020 - 18:01 WIB
loading...
Upaya Penyelamatan Berakhir,...
Para relawan berupaya menyelamatkan paus di Australia. Foto/REUTERS
A A A
SYDNEY - Petugas satwa liar Australia mulai membuang ratusan ekor paus pilot yang mati pada Sabtu (26/9) setelah tak ada lagi harapan menyelamatkan mereka.

Dalam insiden paus terdampar terbesar di Australia , sebanyak 470 ekor paus pertama terlihat di pantai saat pemantauan udara di Macquarie Harbour, Tasmania pada Senin lalu.

Setelah beberapa hari upaya penyelamatan yang sulit dan berbahaya, Australia menyatakan berhasl menyelamatkan 108 paus dan sisanya sekarang sudah mati.

Manajer Badan Satwa Liar dan Kontrol Insiden Rob Buck menyatakan 15 paus telah dibuang di laut. Namun operasi untuk membuang sisanya sekitar 350 ekor paus diperkirakan membutuhkan waktu beberapa hari paling cepat.

“Pengumpulan dan pembuatan dilakukan dengan bantuan perusahaan akuakultur yang memiliki peralatan dan pakar di bidang itu untuk kerja secara tepat waktu dan efektif,” kata Buck. (Baca Juga: Nenek di India Masuk 100 Tokoh Paling Berpengaruh Majalah Time)

Paus-paus yang mati itu dipisahkan dalam beberapa kelompok dan ditutup dengan kantung air untuk menjaga mereka tetap di satu tempat dan menghindari hiu dan predator lain. (Baca Infografis: Macron-Rusia: Beri Kami Jawaban atau Tanggung Akibat)

“Sebagian besar paus yang berhasil diselamatkan itu diperkirakan membentuk kelompok lagi dan pulih dari kejadian traumatis tersebut,” ungkap para petugas. (Lihat Video: Sepeda Kayu dari Limbah Kayu Pinus)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini dan Sekutunya Kembangkan Drone Bawah Laut
Rusia Sebut Tetangga...
Rusia Sebut Tetangga Indonesia Ini Bisa Menjadi Markas Senjata Nuklir AS
Masyarakat Indonesia...
Masyarakat Indonesia Bangun Islamic Centre Pertama dan Terbesar di Melbourne dari Eks Kantor Polisi
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Daftar Poin Perjanjian...
Daftar Poin Perjanjian yang Dituntut Iran ke AS, Penarikan Pasukan Israel hingga Selat Hormuz
Rekomendasi
Lelang Jabatan Sekda,...
Lelang Jabatan Sekda, Bupati Kuansing Minta Mobil Land Cruiser
Seskab Teddy Ungkap...
Seskab Teddy Ungkap Program Magang Nasional Rangkul Difabel, Pengamat: Terobosan Paling Progresif
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
Berita Terkini
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Infografis
10 Jurusan yang Mulai...
10 Jurusan yang Mulai Ditinggalkan dan 6 Prodi Primadona Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved